Departemen Pelayanan Anak dan Keluarga (DCFS) Los Angeles menyimpulkan, bayi kembar Mariah berada dalam lingkungan yang sehat dan aman.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 28 Mei 2011 - 13:14 WIB
WowKeren - Mariah Carey dan suaminya Nick Cannon kini bisa bernafas lega. Pasalnya, pihak Departemen Pelayanan Anak dan Keluarga (DCFS) Los Angeles penyelidikan terhadap kasus Mariah minum bir saat menyusui bayi kembarnya telah selesai.
Seorang sumber yang terhubung dengan DCFS mengatakan kepada TMZ bahwa pekerja sosial dari DCFS telah melakukan tanya jawab dengan diva pop itu, Kamis 26 Mei. Bukan hanya mewawancarai penyanyi "We Belong Together" itu tapi juga menyempatkan untuk bermain bersama Monroe dan Moroccan. Selama sesi wawancara itu, pengacara Mariah, Laura Wasser, juga hadir.
Mariah menceritakan bahwa ia mendapat saran dari seorang staf rumah sakit bahwa minum bir hitam akan membantu dirinya memperbanyak produksi ASI. Ia melakukan hal itu karena mengikuti saran staf rumah sakit dan tidak pernah bermaksud menyembunyikan fakta yang ada.
Dari hasil penyelidikan, DCFS Los Angeles menyimpulkan bahwa bayi kembar Mariah berada dalam lingkungan sehat dan aman. Mereka juga menambahkan bahwa tidak ada yang perlu diselidiki lebih lanjut lagi.
Pekerja sosial DCFS melakukan penyelidikan dengan mendatangi Mariah setelah mendapat telpon dari seorang yang tidak menyebutkan namanya. Penelpon tersebut mengatakan telah melihat Mariah meneggak bir Guinness saat dia menyusui di rumah sakit.
Beberapa waktu lalu, Nick juga sudah meluruskan kasus tersebut saat hadir dalam acara talk show "Piers Morgan Tonight". Nick mengatakan bahwa saat staf rumah sakit menyarankan minum bir hitam, ada orang lain yang mendengar dan membesar-besarkankan masalah tersebut.
Mariah melahirkan bayi kembarnya pada 30 April yang juga merupakan ulang tahun pernikahan mereka. Bayi pertama yang keluar adalah perempuan dan diberi nama Monroe menyusul bayi laki-laki yang diberi nama Moroccan Scott.
(wk/)