William dan Kate membaur bersama siswa Institut de tourisme et d'hotellerie du Quebec untuk mempelajari menu masakan Perancis.
- Tim WowKeren
- Senin, 04 Juli 2011 - 09:34 WIB
WowKeren - Pangeran William dan Kate Middleton rupanya memanfaatkan kunjungan mereka di Kanada untuk mengembangkan bakat sebagai koki. Pada Sabtu 2 Juli, Duke dan Duchess of Cambridge ini mengunjungi sekolah masak terkenal di Montreal, Institut de tourisme et d'hotellerie du Quebec.
Tanpa canggung, pasangan yang menikah 29 April tersebut tampak membaur dengan siswa-siswi lainnya sembari memakai seragam khas seorang chef. Seperti dilansir dari Montreal Gazette, Pangeran William dan Kate menghabiskan waktu mempelajari menu Perancis seperti makanan ringan lobster souffle dan memadukan ketimun dengan keju. Rupanya, lobster souffle Pangeran William berpenampilan lebih baik ketimbang milik Perdana Menteri Quebec, Charest, yang hadir bersama istrinya Michele Dionne.
"Ini tidak terlihat seperti souffle. Kalau kamu bisa membuatnya sedikit mengembang, maka akan tampak hebat," kata Pangeran William memberi saran. "Kurasa, kita harus membungkus masakanku dan membawanya pulang ke rumah," ujar Perdana Menteri sambil tersenyum.
Tak hanya William, Kate juga memperlihatkan kemampuan yang hebat ketika menyajikan seporsi daging domba olahannya. "Pamer," tutur Perdana Menteri Charest meledek.
Salah satu koki Chef Pasquale Vari memuji sikap Pangeran dan Kate yang berani bereksperimen. "Cara memasak Pangeran William sangat manual. Dia tak takut membuat tangannya kotor," kata Vari yang juga menikmati kelas memasak tersebut.
Sehari sebelumnya, Jumat 1 Juli, Pangeran William dan Kate Middleton melakukan penanaman pohon yang merupakan tradisi bagi keluarga kerajaan yang berkunjung ke Kanada. Sebagai simbol cinta mereka untuk 800 tahun mendatang, William dan Kate menanam sebuah pohon Hemlock di dekat pohon Oak yang ditanam oleh Pangeran Charles dan Putri Diana, 21 Juli 1983, di Rideau Hall, Ottawa.
Tradisi penanaman pohon ini pertama kali dimulai ketika Pangeran Fushimi dari Jepang melakukan kunjungan resmi pertama ke Ottawa di 1907. Keluarga kerajaan Inggris menerapkan tradisi tersebut dengan menanam sekitar 16 pohon sejak 1939 di Ottawa.
(wk/)