Worm-bot rancangan Dr. Jordan Boyle ini nantinya bisa membantu tim SAR melakukan navigasi di area bencana yang sulit dimasuki manusia.
- Tim WowKeren
- Jumat, 08 Juli 2011 - 15:57 WIB
WowKeren - Universitas Leeds di Inggris kini tengah melakukan penelitian teknologi robot cacing berukuran besar, Worm-bot. Kreasi yang dirancang Dr. Jordan Boyle ini, terilhami bentuk cacing ukuran kecil dari kelas Caenorhabditis elegans nematode yang menggunakan sistem saraf untuk mengontrol gerakan.
Diungkapkan Dr. Boyle, robot cacing tersebut diharapkan bisa membantu kru penyelamat untuk mengirimkan peralatan ke dalam gedung runtuh akibat bencana alam atau kebakaran. Bahkan, Worm-bot sedang dirancang agar bisa mengirimkan obat bagi korban yang terjebak dalam suatu tempat.
"Kombinasi antara sistem kontrol fleksibel dan lekuk tubuh artinya, robot cacing ini beradaptasi dalam kebutaan dan begerak maju melewati segala macam benda yang menghalanginya," kata Dr. Boyle. "Pada dasarnya, Worm-bot ini hanya berpikir untuk berjalan maju dan terus maju."
Dr. Boyle juga mengungkapkan kalau robot cacing ini juga memiliki kelemahan. Karena tak dilengkapi alat berpikir, bisa saja Worm-bot terjebak saat melakukan aktivitasnya. Namun proyek Boyle mungkin bisa berhasil dengan adanya otak buatan. "Versi masa depan dari robot ini akan mungkin melakukan navigasi melalui celah dan lubang tak beraturan dalam sebuah gedung yang rusak oleh kebakaran, ledakan dan bencana," ujar Dr. Boyle.
Proyek Worm-bot masih dalam pengembangan. Penelitian tersebut didanai oleh Engineering and Physical Sciences Research Council (EPSRC). Sebelumnya, Dr. Boyle telah mengembangkan teknologi untuk membuat model pergerakan dari cacing C. elegans.
Simak video robot cacing berikut ini:
(wk/)