Benarkah Presiden Barack Obama Hampir Diberikan Untuk Diadopsi?
Nasional

Teman-teman dan keluarga besar Stanley Ann Dunham membantah klaim jika ia berniat untuk menyerahkan anaknya.

WowKeren - Barack Obama kini mencapai sukses dengan menjadi orang nomor satu di negara adidaya Amerika Serikat. Tapi, ada kisah miris yang menyertai perjalanan hidup Obama, bahkan saat dia belum lahir.

The Boston Globe menulis ulang tentang percakapan ayah Presiden Barack Obama, Barack H. Obama, dengan petugas imigrasi di Hawaii tahun 1961. Dari percakapan itu, terungkap bahwa Obama Senior berencana memberikan anaknya yang masih dalam kandungan untuk diadopsi. Namun, teman-teman ibu Obama, Stanley Ann Dunham, beserta keluarga telah membantah klaim jika sang ibu pernah berniat menyerahkan anaknya untuk diadopsi.

Saat itu, Obama Senior yang berasal dari Kenya menuntut ilmu di University of Hawaii. Ia diawasi petugas imigrasi federal karena prihatin dengan gaya hidupnya yang playboy. Bahkan ia dianggap memiliki lebih dari satu istri selain Ann Dunham yang saat itu mengandung lima bulan.


"Subjek (Obama Senior) mendapatkan USG istrinya yang sedang 'Hapai' (sebutan bagi ibu hamil di Hawaii) dan meskipun mereka menikah, mereka tidak hidup bersama," demikian isi memo percakapan dengan Obama Senior yang ditulis oleh Lyle H. Dahling, peugas administrasi di kantor Honolulu yang kemudian disebut kantor Imigrasi AS dan Pelayanan Naturalisasi. "Ibu (Ann) Dunham (istri Obama Senior) membuat pengaturan dengan Salvation Army untuk memberikan bayi itu."

Meski demikian, Presiden Obama sempat mengakui hal itu dalam memoarnya yang berjudul "Dreams from My Father". Berbeda dengan itu, mantan Sekretaris Pers Gedung Putih, Robert Gibbs, mengatakan kepada penulis The Boston Globe, Sally H. Jacobs, bahwa Presiden Obama "sangat yakin" jika ibunya tidak berbicara kepada Salvation Army terkait niat menyerahkan anaknya untuk diadopsi.

Sally menulis secara ekstensif tentang kehidupan ayah Presiden Barack Obama dalam buku barunya, "The Other Barack: The Bold and Reckless Life of President Obama's Father". Buku ini akan diterbitkan 12 Juli nanti.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait