Sistem yang tengah diuji Delft University of Technology ini mampu membuat lampu meredup otomatis jika tak ada pengguna jalan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 14 Juli 2011 - 14:34 WIB
WowKeren - Masyarakat dunia terutama Belanda nampaknya bakal mendapat satu kemudahan terutama untuk bidang energi dan kawasan tempat tinggal. Saat ini, Delft University of Technology di Belanda tengah mengembangkan sistem pencahayaan otomatis di lingkungan kampus mereka.
Sistem tersebut dirancang dengan menggunakan lampu LED, sensor gerakan dan komunikasi tanpa kabel. Yang artinya, lampu jalan akan meredup otomatis apabila tak ada mobil atau sepeda yang bergerak maupun pejalan kaki di tempat terpasangnya sistem itu. Jika pengguna jalan mendekat, maka sistem tersebut akan memungkinkan untuk menyalakan lampu lebih terang.
Sistem pencahayaan otomatis ini dikembangkan pertama kali oleh alumni jurusan Management of Technology, Delft University of Technology, Chintan Shah. Dalam sistem tersebut, lampu tak akan mati total namun hanya mengurangi sekitar 20 persen dari energi lampu jalanan tersebut.
Pihak Delft University of Technology mengungkapkan kalau sistem pencahayaan ini akan menghemat energi terutama di kawasan Belanda yang menghabiskan sekitar EUR 300 juta atau lebih dari Rp 30 triliun pertahun hanya untuk biaya listrik pencahayaan jalan. Bahkan, kadar CO2 yang dihasilkan juga cukup berbahaya yakni lebih dari 1,6 juta tons pertahun.
Sistem ini juga dianggap menguntungkan karena teknisi peralatan tak perlu mencari letak kerusakan pada sistem dengan mendatangi lokasi. Jika ada masalah, lampu dalam sistem tersebut akan mengirimkan pesan otomatis ke ruang pengendali.
(wk/)