Katak Sambas atau katak pelangi Borneo ini terakhir kali terlihat pada tahun 1924 atau sekitar 87 tahun lalu.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 16 Juli 2011 - 12:08 WIB
WowKeren - Alam memang selalu menyimpan jutaan misteri. Salah satunya adalah hutan yang ada di Kalimantan, yang telah menyembunyikan salah satu hewan langka di dunia, katak Sambas (salah satu kabupaten di Kalimantan Barat) atau katak pelangi Borneo.
Baru-baru ini, katak yang telah hilang hampir satu abad dan terancam punah tersebut telah ditemukan dalam lebatnya hutan Kalimantan. Katak pelangi Borneo berhasil diungkapkan tim ekspedisi dari Universiti Malaysia Sarawak (Unimas).
Wired Science melaporkan bahwa katak pelangi Borneo terakhir terlihat pada tahun 1924 di Kalimantan. Sebelumnya, ilmuwan di Eropa hanya membuat sketsa atau ilustrasi sederhana hitam-putih dari katak berwarna-warni tersebut sejak 90 tahun lalu.
Sejak tidak pernah lagi terlihat, katak ini kemudian dimasukkan dalam daftar World's Top 10 Most Wanted Lost Frogs di Conservation International (CI). Katak pelangi Borneo ini bergabung dengan katak berkaki pendek Rio Pescado dari Ekuador, kini hanya ada dua spesies yang diketahui.
Tim ekspedisi Unimas yang dipimpin Dr. Indraneil Das tersebut tertarik untuk melakukan penelitian tersebut karena terinspirasi pencarian global bagi amfibi hilang oleh CI. Ilmuwan tersebut menjelajahi pengunungan Gunung Penrissen, Serawak. Setelah berbulan-bulan, usaha mereka membuahkan hasil setelah pencarian malam hari menemukan tiga katak menempel di pohon.
Katak tersebut ditemukan pada tiga pohon yang terpisah dengan panjangnya mencapai 5,1 cm. Ketiga katak itu terdiri seorang jantan dewasa, betina dewasa dan remaja.
"Mereka mengingatkan kita bahwa alam masih memegang rahasia berharga yang belum terungkap, sehingga perlindungan dan konservasi itu sangat penting." kata Indraneil Das dalam siaran pers. "Amfibi adalah indikator kesehatan lingkungan dan tentu saja berimplikasi langsung bagi kesehatan manusia. Manfaat amfibi terhadap manusia tidak boleh diremehkan."
Sementara Dr. Robin Moore, ahli amfibi dari CI, yang pertama kali meluncurkan pencarian global untuk jenis katak pelangi Borneo tersebut, mengaku terkejut sat pertama kali melihat foto katak yang telah lama hilang tersebut. "Melihat foto pertama dari spesies yang telah hilang hampir 90 tahun rasanya tidak percaya," kata Dr. Moore.
Berikut foto katak pelangi Borneo dan sketsa sederhana 90 tahun lalu:
(wk/)