Agar peristiwa naas tersebut tidak terulang lagi, Widy berjanji akan mengajak temannya ketika hendak bepergian.
- Tim WowKeren
- Kamis, 21 Juli 2011 - 11:13 WIB
WowKeren - Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa yang terjadi. Kata-kata bijak ini tentu berlaku bagi vokalis grup band Vierra, Widy Soediro Nichlany, yang menjadi korban penculikan, Rabu (6 Juli). Sejak tragedi itu, ia akan berpikir dua kali untuk pergi kemanapun seorang diri.
"Kalau jalan sendiri aku memang orangnya ceroboh, bodo amat, tomboi. Jadi mungkin sekarang aku nggak akan jalan sendirian lagi," kata Widy saat ditemui usai manggung di acara "Ngintip Musica" di FCone FX, Jakarta Selatan. "Sebisa mungkin ditemenin. Dulu aku kan bandel, jadi harusnya sama teman. Waktu itu aku lagi apes aja."
Peristiwa tersebut patut dijadikan pembelajaran penting bagi semua orang terutama untuk kedua orangtua Widy, apalagi ia adalah anak perempuan satu-satunya. Tragedi penculikan itu telah membuat sang ibunda menjaga Widy dengan ekstra hati-hati.
"Dari dulu mereka overprotective. Nyokap tahu aku nggak suka yang ribet-ribet, sekarang jadi lebih bawel," imbuhnya. "Dari dulu selalu ada larangan, tapi aku selalu bandel."
Sekarang kondisi Widy sudah jauh lebih baik. Belakangan ia juga mulai bisa manggung lagi bersama grup bandnya, Vierra. Widy menjadikan kesibukannya dalam bermusik sebagai salah satu cara untuk menghapus rasa trauma pasca mengalami peristiwa penculikan tersebut.
"Sejujurnya aku tipe yang move on dan dasarnya aku cuek," ujar pelantun "Dengarkan Curhatku" tersebut. "Tapi karena musibahnya super nggak enak, jadi harus ditahan. Seperti kata Kevin ya, aku nggak ingat-ingat aja."
Sementara itu, sampai saat ini kasus penculikannya sendiri masih ditangani oleh Polres Jakarta Selatan. Jumat, 15 Juli, Widy sudah membuat BAP dan menyerahkan beberapa bukti termasuk hasil visumnya. Kini, bukti-bukti tersebut sedang diproses untuk pemeriksaan lebih lanjut.
(wk/)