Ando membuat kimono dari bahan stainless steel dan perak yang merupakan pakaian khas Jepang anti peluru pertama di dunia.
- Tim WowKeren
- Rabu, 27 Juli 2011 - 12:17 WIB
WowKeren - Perancang Miya Ando ingin membuktikan jika dia asli dari Jepang dengan menciptakan sebuah kimono. Tapi Ando membuat versi yang tidak biasa dari pakaian tradisional Jepang tersebut.
Ando yang memang terkenal dengan keahliannya pada baja membuat kimono lengan panjang yang seluruhnya terbuat dari pelat baja dan perak. Mengingat bahan yang digunakan itu, hasil karya Ando ini mungkin saja menjadi kimono antipeluru pertama di dunia.
Seniman muda ini membuat kimono tersebut menggunakan tangannya sendiri. Ia menyatukan sekitar 4.000 cincin perak murni dan pelat stainless steel dengan cara disolder.
Selain kimono, Ando juga membuat geta atau sandal khas Jepang dari bahan pelat baja dan pernis otomotif. Untuk talinya, ia memakai kabel baja.
"Steel sangat maskulin," kata Ando tentang karya seninya itu. "Itu substansi kami yang paling kuat."
Ando membuat karya seninya itu sebagai monumen 11 September untuk mengenang peristiwa tragis tersebut. Struktur seluruhnya terbuat dari baja gedung World Trade Center (WTC) yang sudah lululantak, dengan dengan bagian-bagian diampelas dan dipoles sehingga seperti sebuah cermin.
"Bagi saya, pengamplasan adalah praktek meditasi. Dalam bahasa Jepang, istilah 'Migaku' berarti untuk memoles diri sendiri," lanjut Ando. "Membuat diri Anda murni melalui meditasi."
"Tujuan saya adalah untuk mengubah baja, dan meletakkannya kembali ke publik," ungkap Ando. "Sebuah metafora untuk mengubah tragedi. Memoles baja dan melalui refleksi cahaya akan berfungsi sebagai simbol untuk perdamaian."
Berikut dua pasang geta dari baja:
(wk/)