Alat berbentuk micro chip yang dilengkapi perangkat pembaca tersebut dibuat dengan biaya USD 100 dan bisa mendeteksi penyakit dalam waktu 15 menit.
- Tim WowKeren
- Rabu, 03 Agustus 2011 - 13:35 WIB
WowKeren - Tim binaan ilmuwan Columbia University, Samuel Sia, telah mengembangkan alat pendeteksi penyakit berbahaya seperti AIDS, sipilis, malaria dan hepatitis. Alat berbentuk micro chip itu bisa menganalisa contoh darah untuk mengetahui penyakit apa yang diderita pasien.
Pembuatan chip hanya mengeluarkan biaya kurang dari USD 1. Sementara jika disetting dengan alat pembaca chip tersebut maka dibutuhkan biaya USD 100 atau sekitar Rp 850 ribu.
Berbeda dengan tes deteksi penyakit umumnya, hasil dari tes menggunakan alat tersebut bisa tersedia hanya dalam waktu 15 menit. Hasilnya, alat tersebut bisa mendeteksi secara akurat dengan prosentase mencapai 100 persen untuk semua kasus penyakit.
Sejauh ini, alat tersebut baru bisa mendeteksi penyakit di negara berkembang. Pihak tim peneliti berharap bisa menambahkan sistem deteksi penyakit yang lebih umum terjadi di negara-negara maju sehingga bisa menarik minat industrial untuk memfasilitasi proyek tersebut.
(wk/)