Microsoft tak terima dengan tudingan Google yang menganggap pengembang Windows 7 itu sengaja berkomplot dengan Apple, Sony dan RIM untuk menjatuhkan pasar Android.
- Tim WowKeren
- Jumat, 05 Agustus 2011 - 09:33 WIB
WowKeren - Google telah menabuh genderang perang dengan Microsoft atas pernyataan pihaknya baru-baru ini. Tudingan dari pengacara Google, David Drummond, kalau Microsoft sengaja berkomplot bersama Apple, Sony, Research in Motion dan EMC untuk pembelian paten dari Novell, perusahaan penyedia infrastruktur software di Waltham, Massachusetts, membuat perusahaan pengembang Windows 7 itu naik pitam.
"Google mengatakan kalau kita membeli paten Novell agar Google tak bisa membelinya," ujar pengacara Microsoft, Brad Smith, di Twitter, Kamis 4 Agustus. "Benarkah? Padahal kami telah menawarkan pada Google untuk bergabung dengan kami dalam lelang. Mereka bilang tidak."
Tweet dari Brad Smith itu mendapat dukungan dari Frank Shaw, Kepala Bagian Komunikasi Microsoft. "Saran gratis untuk David Drummond, lain kali, konfirmasi dulu dengan Kent Walker (CEO dan pengacara Google) jika kamu menulis di blog," kata Frank sambil mengunggah link foto screen shot email yang dikirimkan oleh Kent Walker pada Brad Smith, 28 Oktober 2010.
"Brad, maaf untuk keterlambatan membalas pesanmu," demikian bunyi email tersebut. "Setelah bicara dengan orang-orang di sini, kedengarannya penggabungan untuk lelang bukan saran yang bijaksana bagi kami saat ini. Tapi, aku menghargai tawaranmu dan kita terbuka untuk berdiskusi di masa depan tentang hal serupa. Tertanda, Kent."
David balas menyerang balik. Ia bersikeras kalau Microsoft mengalihkan masalah yang sebenarnya agar usaha mereka untuk menghancurkan pasar Android tak terungkap.
Frank kemudian mengungkapkan pandangannya tentang alasan penolakan itu. Menurut Frank, Google menolak bergabung karena perusahaan tersebut ingin membeli sesuatu yang bisa dijadikan alat bersaing dengan perusahaan lain.
Kompetisi paten ini masih akan terus berlanjut karena Google juga berencana membeli InterDigital yang diyakini memiliki lebih dari 8.000 paten untuk teknologi perangkat mobile. Kemungkinan, Google akan kembali bersaing dengan Apple, Microsoft dan perusahaan mapan lainnya mengingat mereka bergerak di bidang yang sama.
(wk/)