Film 'Mudik' Angkat Tradisi Masyarakat Indonesia
Film

Film ini menyajikan fenomena yang pasti terjadi menjelang datangnya libur Lebaran di bumi nusantara.

WowKeren - Mudik sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia menjelang hari raya Idul Fitri, fenomena inilah yang coba diangkat di film "Mudik". Sang produser, Anjasmara, coba menjelaskan pesan yang ingin disampaikan lewat film tersebut.

"Film ini bukan hanya sekedar tentang mudik, tapi juga tentang kejujuran dan keteguhan hati," terang suami Dian Nitami ini saat ditemui di Belleza, Permata Hijau, Jakarta (15 Agustus). "Tidak hanya menghibur, namun siapapun yang menyaksikannya akan tersenyum kala melihat apa yang ditonton pernah dialami oleh mereka yang melakukan ritual mudik."

Banyak yang terjadi saat seseorang melakukan mudik, mulai dari cerita bahagia hingga kisah sedih. Keluarga di kampung halaman pasti menyambut bahagia kedatangan sanak saudara yang baru pulang dari perantauan. Namun banyak pula kecelakaan yang menimpa para pemudik. Cerita semacam inilah yang dihadirkan lewat film ini.


"Sekitar 10 persen dari jumlah penduduk Indonesia melakukan mudik, hampir Rp 20 triliun uang yang dikirim TKI kita di luar negeri ke tanah air dan Rp 200 triliun uang beredar dan ditransaksikan pada saat mobilisasi mudik," ujar Aris Muda selaku perwakilan pihak Multivion Plus. "Bahkan angka kecelakaan mencapai 1.200 kasus yang terjadi di tahun 2010."

Selain menghibur, "Mudik" juga bisa dijadikan sebagai sebuah tontonan yang memberi solusi bagi para pemudik. Film yang dibintangi Irwansyah, Wiwid Gunawan, Ray Sahetapi dan Melly Zamri ini akan tayang mulai 8 September 2011.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!