Upacara di situs resmi Indonesia Optimis ini menghadirkan rekaman audio maupun video mulai dari komando pemimpin upacara, pembacaan teks proklamasi, pengibaran bendera dan amanat pembina.
- Tim WowKeren
- Rabu, 17 Agustus 2011 - 10:24 WIB
WowKeren - Sesuai rencana, LSM Indonesia Optimis menggelar upacara bendera 17 Agustus secara digital. Prosesi yang dilangsungkan di situs baru Id-optimis.org (tahun lalu berdomain Indonesiaoptimis.org) ini sebagai bentuk penghormatan menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-66.
Upacara bendara 17 Agustus via virtual ini telah disiapkan melalui Twitter @id_optimis sejak pukul 08.00 WIB. "Selamat pagi Indonesia! Rapatkan barisan. #upacarabendera segera dimulai," demikian bunyi tweetnya.
Pengunjung yang ingin berpartisipasi sebagai peserta hanya perlu mengklik ikon petugas maupun pembina upacara yang ditampilkan di halaman utama situs. Secara otomatis, muncul informasi serta rekaman audio dari suara masing-masing orang yang terlibat di upacara tersebut.
Seusai persiapan barisan, prosesi upacara bendera diawali dengan komando pemimpin upacara, Sigit Kusumawijaya asal Jakarta. Sama seperti prosesi upacara bendera umumnya, acara berlangsung runtut mulai dari kehadiran pembina upacara, pembacaan teks proklamasi, naskah Pancasila hingga pengibaran bendera yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB.
Yang berbeda, pengunjung bisa memilih sendiri pembina yang berpartisipasi di upacara tersebut. Setelah pengibaran bendera dan pembacaan amanat, upacara digital ini ditutup dengan doa yang dipimpin kiai Gus Mus.
"Salam hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan semua yang selama ini sudah mendukung kami tim nasional Indonesia," kata Bambang Pamungkas dalam pidatonya sebagai pembina upacara. "Teman-teman sebangsa dan setanah air. Sebagai manusia, kita tidak akan pernah tahu apa yg akan terjadi di masa yg akan datang. Karena sejatinya hal terpenting dalam sebuah kehidupan adalah, bagaimana kita berusaha semaksimal mungkin dalam setiap kesempatan, menjalani dengan sepenuh hati dan menerima apapun yg terjadi dengan ikhlas serta lapang dada."
"Kita boleh saja tidak memiliki kompas ataupun peta. Akan tetapi, saya yakin jika kita semua diberi anugerah oleh sang pencipta sebuah hati yg dapat digunakan untuk menentukan mana kira-kira arah yg tepat dan pantas untuk kita tuju," lanjut Bambang. "Oleh karena itu, jangan pernah takut dan berhenti bermimpi, karena hal tersebut tidak akan pernah membuat kita tersesat. Sekali lagi, jangan pernah berhenti bermimpi, karena mungkin suatu saat mimpi kita semua akan menjadi kenyataan. Mimpi untuk hidup merdeka dengan garuda di dada kita. Dirgahayu Indonesiaku, kami semua bangga menjadi bagian dari bangsa besar bernama Indonesia."
Selain Bambang, pembina upacara lainnya juga memberikan mandat dalam bentuk audio serta video di situs Indonesia Optimis. Mereka diantaranya Chief Technology Officer Kaskus Network Andrew Darwis, Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, penulis buku Iwan Setyawan, blogger Iman Brotoseno dan pendiri @Blood4LifeID serta aktivis masalah autis Valencia Meika Randa.
Upacara ini juga dimeriahkan dengan penggunaan pita digital bertema optimis. Tertarik menghiasi avatar Facebook maupun Twitter Anda dengan bendera Indonesia, silakan menuju halaman Twibbon.com.
(wk/)