Dalam misi Don Quijote, akan dikirimkan dua pesawat luar angkasa yang berfungsi sebagai penyerang dan pemantau hasil penghancuran asteroid yang diramalkan akan menabrak Bumi.
- Tim WowKeren
- Rabu, 17 Agustus 2011 - 14:22 WIB
WowKeren - Kisah fiksi di film Bruce Willis, "Armageddon" (1998), telah mengilhami ilmuwan di badan luar angkasa European Space Agency (ESA) untuk melakukan hal serupa. Mereka akan melakukan misi uji coba di 2015 untuk menghancurkan asteroid agar tidak menabrak Bumi.
Dalam misi yang disebut Don Quijote ini, ilmuwan berniat mengirimkan dua pesawat luar angkasa tanpa awak dan menembakkannya dengan kecepatan penuh ke arah asteroid 99942 Apophis yang diramalkan akan menabrak Bumi pada 2036. Satu pesawat akan berfungsi sebagai penyerang (Hidalgo) sementara pesawat lainnya (Sancho) difungsikan menjadi pusat orbit yang akan menganalisa data dari misi uji coba tersebut.
Pesawat luar angkasa Hidalgo dengan bobot 500 kg itu akan melaju menabrak asteroid dengan kecepatan 6 mil per detik. Sementara Sancho akan mendeteksi dan mengawasi apakah ada perubahan di asteroid setelah proses tersebut.
Sementara itu, badan luar angkasa NASA, merencanakan sesuatu yang lebih spektakuler. NASA berniat mengirimkan pesawat luar angkasa berisi astronot untuk menghancurkan asteroid dalam kurun waktu 15 tahun.
Namun mengirimkan astronot untuk mendarat di asteroid bukan perkara mudah. Pasalnya benda luar angkasa tersebut dipastikan tak memiliki daya gravitasi. Astronot tak akan bisa berjalan melintasi kawasan asteroid.
"Ini merupakan langkah besar," kata Kent Joosten, kepala arsitek tim eksplorasi di Johnson Space Center. "Ini di luar batas alam semesta dan gravitasi Bumi secara keseluruhan. Misi ini yang biasanya dikerjakan di film 'Star Trek' dan sejenisnya."
(wk/)