Tujuh Pemain Timnas Tolak Ditangani Wim Rijsbergen
SerbaSerbi

Menurut Bambang Pamungkas, penolakan atas Rijsbergen muncul sesaat setelah pertandingan melawan Bahrain.

WowKeren - Kapten Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, akhirnya buka mulut terkait kisruh di tubuh skuad Garuda Indonesia. Striker Persija Jakarta itu membenarkan penolakan pemain terhadap pelatih Wim Rijsbergen.

Menurut Bambang, ada tujuh pemain yang dengan tegas tidak lagi ingin bermain di bawah arahan Rijsbergen. Bambang juga mengatakan bahwa penolakan itu tidak ada kaitannya dengan pertemuan dirinya bersama mantan pelatih Timnas, Alfred Riedl, yang dinilai kontroversi.

Bambang bertemu dengan Riedl serta asistennya Wolfgang Pikal di Roemah Rempah yang ada di Plaza Senayan, Rabu, 7 September, sore. Selain Bambang, dua punggawa timnas lainnya, Firman Utina dan Markus Horison, juga ikut.

Lewat situs pribadinya, Bambang memberikan penjelasan dalam tulisan bertajuk "Suatu Sore di Roemah Rempah". Tulisan itu diunggah pada hari Minggu, 11 September.

Menurut Bepe, sapaan Bambang, ketujuh pemain timnas sudah menyatakan tidak mau lagi bermain jika masih diasuh Rijsbergen tepat setelah pertandingan Indonesia kontra Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 6 September. Penyataan ini sekaligus sebagai sanggahan bahwa itu penolakan itu imbas dari pertemuan sejumlah pemain dengan Riedl.


"Kabar 7 pemain nasional yg menyatakan tidak ingin bermain di bawah asuhan Wim Rijsbergen, sejatinya sudah terjadi sejak malam setelah pertandingan tgl 6 september, tulis Bambang. "Sedang kami sendiri baru bertemu dengan Alfred dan Wolfgang pada tgl 7 September, sore hari."

"Sekedar untuk diketahui, jika 7 pemain yang menyatakan tidak bersedia bermain di bawah Wim tersebut menyampaikannya kepada management timnas sesaat setelah pertandingan selesai atau pada kisaran pukul 24.00 WIB tgl 6 September," lanjut Bambang. "Jadi jika ada berita yg beredar bahwasanya pertemuan saya dengan Alfred Riedl-lah yg menyebabkan 7 pemain tidak bersedia dipanggil timnas jika Wim Rijsbergen masih menangani timnas, jelas sebuah kesalahan besar."

Bambang menjelaskan bahwa ketujuh pemain tersebut bukannya tanpa alasan menolak bermain lagi di bawah asuhan Rijsbergen. Melainkan didasari oleh ucapan sang pelatih yang terlontar usai pertandingan melawan Bahrain.

"Sejujurnya hal yang membuat pemain sangat kecewa kepada Wim Rijsbergen adalah komentar beliau sesaat setelah pertandingan, yang terkesan melempar segala kesalahan kepada pemain," kata Bambang. "Saya yakin semua pemain kecewa dengan komentar tersebut, akan tetapi sejauh ini hanya 7 pemain yang menyampaikan keberatan untuk bermain di bawah asuhan Wim di tim nasional."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!