Ilmuwan Inggris mengkombinasikan sistem di kamera dengan program algoritma komputer untuk melacak emosi manusia yang sedang berbohong.
- Tim WowKeren
- Rabu, 14 September 2011 - 15:04 WIB
WowKeren - Ilmuwan di Universitas Bradford dan Aberystwyth bekerjasama dengan Badan Perbatasan Inggris punya cara baru untuk mendeteksi kebohongan. Mereka saat ini sedang menguji coba sistem kamera dengan menggunakan video dan pencitraan panas sebagai alat pendeteksi kebohongan.
Ilmuwan meyakini kalau emosi manusia secara tak sadar bisa terungkap lewat perubahan ekspresi dan variasi aliran darah dari kulit dan di sekitar mata. Sistem kamera baru ini bisa mendeteksi hal tersebut setelah dikombinasikan dengan program algoritma komputer.
"Sistem ini merupakan perpaduan perkembangan terbaru pencitraan panas, teknik pelacakan gambar obyek dan algoritma baru dalam satu sistem operasional," tutur Hassan Ugail dari Universitas Bradford. Sistem tersebut telah diujikan pada 40 relawan. Hasilnya, 70 persen terdeteksi secara akurat sebagai pembohong. Dengan kesuksesan tersebut, ilmuwan berencana melakukan pengujian ulang di bandara Inggris pada tahun ini.
(wk/)