Pelancong yang berkunjung ke gua tersebut seakan berada di luar angkasa dan mengambang di antara bintang-bintang.
- Tim WowKeren
- Senin, 19 September 2011 - 10:57 WIB
WowKeren - Cacing salah satu hewan yang menjijikkan. Tapi di Selandia Baru, cacing menjadi objek wisata karena mampu menghadirkan pemandangan yang menakjubkan.
Gua kapur yang berada di Waitomo dengan kedalaman 45 meter di bawah tanah itu merupakan rumah bagi ratusan ribu cacing bercahaya. Cacing-cacing tersebut menerangi gua seperti bintang biru yang bercahaya terang. Sehingga pelancong yang berkunjung ke gua tersebut seakan berada di luar angkasa dan mengambang di antara bintang-bintang.
Gua yang diperkirakan berusia 30 juta tahun itu ditemukan pada tahun 1940-an. Di sinilah tempat perkembangbiakan yang sempurna untuk cacing bercahaya. Mereka hanya dapat bertahan hidup di tempat yang sangat gelap dan lembab. Cacing-cacing itu membutuhkan langit-langit yang hampir horisontal untuk menggantung jaring agar bisa menangkap mangsa seperti lalat dan serangga kecil lainnya.
Sebelumnya, tempat ini dianggap sebagai legenda kaum Maori. Namun, sekarang para wisatawan dan pecinta alam dapat menjelajahi gua ini dengan perahu untuk menikmati fenomena alam yang memanjakan mata.
Menurut legenda Maori, Danau Te Anau, gua itu diciptakan oleh seorang istri yang tidak setia. Dimana Te Horo, kepala suku Maori, menemukan mata air suci di daerah tersebut dan meminta bahkan menyuruhnya bersumpah untuk merahasiakannya. Namun, ketika Te Horo melakukan sebuah perjalanan, istrinya itu membawa kekasihnya ke mata air tersebut.
Karena sudah bersumpah, istri tersebut mendapat petaka. Saat ia tercermin pada air, mata air itu pun meledak dan menenggelamkan desa serta membentuk Danau Te Anau.
Gua Te Anau serta cacing bercahayanya itu sempat hilang dalam legenda. Namun, seorang penjelajah asal Selandia Baru, Lawson Burrows, berhasil menemukannya pada tahun 1948.
"Itu adalah pemandangan yang fantastis, seperti halaman dari buku fiksi," kata Lawson. "Sebuah tempat yang aneh tapi sama sekali tidak menakutkan."
Berikut pemandangan dalam gua di Selandia Baru:
(wk/)