Sebastian Vettel Tinggal Butuh Satu Poin Untuk Menjadi Juara Dunia
SerbaSerbi

Vetel bakal menjadi pembalap termuda dalam sejarah Formula One (F1) yang meraih juara dunia dua kali.

WowKeren - Sebastian Vettel menunjukkan dominasinya saat tampil di sirkuit jalanan Marina Bay, Singapura, Minggu, 25 September. Pembalap Red Bull itu finis terdepan dan meraih kemenangan kesembilannya musim ini.

Dengan kemenangan ini, pembalap Jerman ini telah mengumpulkan total 309 poin. Ia makin melebarkan jarak dengan Fernando Alonso, yang finis diurutan keempat, dengan sesilih 125 poin.

Vettel kini hanya butuh satu poin untuk benar-benar memastikan gelar juara dunia sekaligus mempertahankannya. Momen istimewa itu bakal tersaji di Jepang, 9 Oktober nanti.

Vettel menjadi pembalap termuda yang meraih juara dunia dua kali. Ia akan berusia 24 tahun dan 98 hari jika bisa mengunci gelarnya di Jepang. Ia mematahkan rekor Alonso yang diraihnya tahun 2006 lalu saat mempertahankan gelar juaranya di usia 25 tahun.

Musim lalu, ia sudah rebut rekor Alonso sebagai pembalap termuda yang menjuarai F1. Alonso juara dunia tahun 2005 di usia 24 tahun dan 58 hari. Sedangkan Vettel menjadi juara di usia 23 tahun dan 135 hari.


Rekor ini menambah catatan sejarah karir Vettel. Sebelumnya, ia juga mencetak rekor sebagai pembalap termuda, 19 tahun dan 53 hari, yang berhasil mendapatkan poin dalam debutnya di GP Amerika Serikat tahun 2007.

Di Singapura, Vettel sudah menunjukkan dominasinya sejak sesi latihan kedua dan berlanjut dengan meraih pole position. Membalap dari urutan pertama membuat Vettel tidak terkejar lagi.

Jenson Button berhasil memangkas jarak di lap-lap terakhir. Tapi, Vettel berhasil memasuki garis finis pertama yang hanya terpaut 1,7 detik dari Button.

"Pertama-tama, saya sangat senang dengan hasil balapannya. Mobil kami sangat fantastis sepanjang balapan," kata Vettel. "Ketika punya kesempatan untuk memacu laju, kami melakukannya dengan sangat mudah."

"Menjelang akhir, saya menghadapi lima mobil dengan banyak sekali grup. Makanya, jaraknya jadi tidak besar, tapi saya berhasil mengendalikan situasinya," lanjut pembalap Jerman itu. "Ini adalah hasil yang fantastis, saya menyukai treknya, saya suka tantangannya dan saya pikir ini adalah balapan terpanjang."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!