Kominfo Pasrah Google Bangun Data Center di Luar Indonesia
SerbaSerbi

Kominfo tidak bisa memaksa karena Rancangan Peraturan Pemerintah ITE sampai saat ini belum selesai.

WowKeren - Usaha Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk meminta Google berinvestasi tidak berhasil. Google memilih negara di luar Indonesia seperti Hongkong, Taiwan dan Singapura sebagai lokasi pusat data di kawasan Asia.

Kominfo sendiri tak bisa memaksakan Google untuk membangun data center di Indonesia. Ini terkait dengan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) untuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang belum selesai dan baru akan rampung akhir 2011.

"Selama RPP belum rampung, kami belum bisa menetapkan Google apakah sebagai penyedia sistem elektronik atau bukan," ujar Gatot. "Namun kami sudah menginformasikan ke Google tentang hal ini. Dan mereka pun ikut welcome dengan aturan ini."

Google dikabarkan menggelontorkan uang yang tidak sedikit untuk membangun basis ekspansinya di Asia itu. Menurut Reuters, Google menyiapkan investasi masing-masing lebih dari 100 juta dolar atau sekitar Rp 900 miliar untuk membangun data center di Hong Kong dan Taiwan. Sedangkan untuk investasi di Singapura, Google belum menyebutkannya.


"Kami serius dan sudah berusaha keras. Namun jika pada akhirnya mereka memilih untuk membangun di tempat lain, itu pilihan mereka," ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto kepada detikINET. "Usaha kami belum selesai. Kami tetap akan berupaya agar mereka tetap memberikan kontribusinya di negeri ini."

Perwakilan Google sendiri telah beberapa kali menemui pihak dari kementerian dan kepresidenan. Namun, upaya untuk menggaet raksasa mesin pencari online ini belum terlalu membuahkan hasil.

Gatot optimistis Google mau berinvestasi karena melihat Indonesia dengan 240 juta jiwa penduduk sebagai negara yang besar dan punya potensi bagus bagi bisnisnya. Terlebih, pertumbuhan internet di negeri ini cukup pesat.

Ditargetkan, data center Google di Asia mulai beroperasi dalam satu atau dua tahun sesudah konstruksi bangunan dikerjakan. Saat ini, Google memiliki beberapa data center Amerika Serikat dan Finlandia.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait