Pemain Cadangan Tidak Mendengar Tevez Menolak Mancini
SerbaSerbi

Pemain pengganti mengaku jika Tevez mengatakan ia sudah melakukan pemanasan dan tidak perlu mengulangnya lagi.

WowKeren - Bola panas perseteruan Carlos Tevez dengan pelatih Roberto Mancini bakal kian membakar. Pasalnya, Tevez mendapat "dukungan" dari pemain pengganti Manchester City dan juga mantan pemain Manchester United, Paul Scholes.

Mancini mengklaim bahwa Tevez menolak dimainkan saat City melakoni laga grup A Liga Champions kontra Bayern Muenchen di Allianz Arena, Rabu (28/9) dini hari WIB, yang berakhir kekalahan City 0-2. Ia geram dengan tingkah anak emasnya musim lalu itu.

City mencari bukti dengan mengorek keterangan dari Costel Pantillimon, Pablo Zabaleta, Joleon Lescott, James Milner, Aleksandar Kolarov. Juga informasi dari pemain pengganti lainnya, termasuk Edin Dzeko yang telah digantikan oleh Nigel De Jong, sesaat sebelum kejadian.

Tidak satu pun dari mereka yang mengkonfirmasi telah mendengar Tevez berkata "tidak akan pergi" untuk menggantikan Samir Nasri seperti tuduhan Mancini. Mereka semua percaya jika Tevez mengatakan ia sudah melakukan pemanasan dan tidak perlu mengulangnya lagi.

Dari keterangan itu berarti bahwa Mancini yang salah mengartikan jawaban Tevez. Keterangan para pemain penganti itu tentu membuat klub makin gempar, karena bertentangan dengan tuduhan Mancini.


Selain para punggawa lapis kedua City yang sedikit meringankan Tevez, dukungan juga datang dari mantan pemain Manchester United, Paul Scholes. Gelandang yang pensiun di akhir musim lalu itu mengklaim jika Mancini telah melakukan kesalahan besar dengan bersumpah akan menendang Tevez dari City.

Scholes mengatakan jika ucapan Mancini itu akan menjadi bumerang. Karena Tevez adalah pemain yang produktif.

"Berapa banyak gol dia cetak musim lalu?" ujar Scholes. "Saya pikir dia adalah pencetak gol terbanyak di Liga Premier selama dua musim terakhir."

"Saya mengenal Carlos dengan cukup baik. Ia adalah orang yang ingin bermain. Saat ia dijadikan pemain pengganti, itu akan membunuhnya," lanjut Scholes. "Keputusan ada di tangan manajer (Mancini), tetapi Carlos tak akan berpikir begitu. Ia akan berpikir, 'Kenapa ia tidak memainkan saya? Saya adalah pemain terbaik City dan ia tidak memainkan saya'. Saya tak mengatakan (Tevez) benar. Semuanya sepenuhnya ada di tangan manajer."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!