Dr. Conrad Munray meminta Alberto Alvarez menyembunyikan botol obat dan kantong infus berisi "zat putih susu" atau obat anestesia propofol.
- Tim WowKeren
- Jumat, 30 September 2011 - 14:25 WIB
WowKeren - Sidang ketiga kasus dugaan pembunuhan Michael Jackson oleh dokter pribadinya, Dr. Conrad Munray, kembali digelar di Los Angeles, Kamis, 29 September. Setelah sebelumnya, sutradara Kenny Ortega dihadirkan sebagai saksi, jaksa penuntut David Walgren memanggil mantan pengawal pribadi Michael, Alberto Alvarez.
Alberto adalah orang pertama yang diminta untuk masuk ke kamar Michael setelah "King of Pop" itu tak sadarkan diri. Diungkapkan Alberto, ia saat itu sedang berada di trailer bagian keamanan ketika mendapat panggilan dari asisten Michael.
"Ketika aku masuk ke kamar itu, Dr. Conrad berkata, 'Alberto, kita harus memanggil ambulans. Kita harus membawa Tuan Jackson ke rumah sakit'," kata Alberto tentang kejadian yang berlangsung 25 Juni 2009 itu. "Dan kemudian Prince dan Paris (anak-anak Michael) berada di belakangku."
Diungkapkan Alberto, Paris sempat menjerit memanggil ayahnya. Setelah Prince dan Paris diminta keluar dari kamar, Dr. Conrad menyuruh Alberto menyembunyikan botol obat anestesia propofol yang sebelumnya ada di dekat tempat tidur Michael. Conrad juga menyuruhnya untuk membuang salah satu kantong infus berisi "zat putih susu" yang tergantung di tiang khusus infus. "Dia berkata, 'Ini, masukkan dalam sebuah tas'," kata Alberto.
Alberto sama sekali tak menyangka kalau itu merupakan barang bukti kejahatan Conrad. Ia awalnya mengira kalau Conrad memindahkan ke dalam tas dengan maksud membawa barang-barang tersebut ke rumah sakit. Nyatanya, Conrad menutupi fakta penggunaan propofol yang berlebihan itu dari paramedis yang mendatangi rumah Michael serta dokter rumah sakit.
Sementara itu, pembela Conrad, Ed Chernoff, merasa ragu dengan pengaturan waktu Alberto mulai dari memindahkan anak-anak Michael, memeriksa ruangan hingga melakukan perintah Conrad. Namun, Alberto bersikeras kalau ia telah memberikan kesaksian yang tepat. "Aku adalah orang yang sangat efisien, Tuan," ujar Alberto pada Ed.
Sidang kasus ini masih akan berlanjut hingga lima minggu. Jika terbukti bersalah, Conrad akan dijatuhi hukuman empat tahun penjara dan ijinnya sebagai dokter dicabut.
(wk/)