RIM Bantah Hentikan Playbook Karena Dominasi iPad
SerbaSerbi

Tingkat penjualan Playbook terus mengalami penurunan bahkan beberapa gerai telah melakukan pemotongan harga.

WowKeren - Produsen BlackBerry Playbook, Research In Motion (RIM) telah membantah tuduhan bahwa perusahaan ini akan menghentikan produksi tablet. Perusahaan berbasis di Kanada itu tetap pada komitmennya untuk bertarung di pasar komputer tablet.

Playbook memang berjuang keras untuk bisa bersaing dipasar tablet. Apalagi harus menandingi raja tablet dari Apple Inc, iPad.

Belum lagi kehadiran Kindle Fire. Tablet generasi baru dan dari Amazon.com ini kemungkinan bakal diserbu karena harganya yang memikat. Kindle Fire ini hanya dibanderol seharga 199 dolar atau sekitar Rp 1,8 juta.

"Kabar yang mengatakan BlackBerry menghentikan produksi Playbook adalah murni fiksi," kata Marisa. Ia mengatakan bahwa RIM tetap berkomitmen menggarap pasar tablet dan terus mengembangkan platform QNX di masa depan.


QNX adalah sistem operasi yang digunakan oleh Playbook. Bahkan RIM mengaku akan meluncurkan piranti baru yang mereka sebut 'superphones' tahun depan. QNX sendiri bakal menggantikan sistem operasi yang digunakan saat ini.

Sejak dirilis April lalu, RIM hanya mampu menjual Playbook sebanyak 500 ribu dari 700 ribu yang disebar selama enam pekan pada kuartal pertama tahun ini. Penjualan terus menurun di kuartal kedua sebanyak 200 ribu unit. Akibatnya, beberapa gerai memutuskan memotong harga penjualan Playbook sampai 40 persen.

Jumlah itu jelas jauh berbeda dengan apa yang diraih iPad. Produk Apple tersebut terjual lebih dari 10 juta unit dan diprediksi masih akan merajai pasar tablet sampai beberapa tahun ke depan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!