Foto tersebut memperlihatkan tubuh telanjang Michael yang diambil beberapa jam setelah ia dinyatakan meninggal pada 25 Juni 2009.
- Tim WowKeren
- Rabu, 12 Oktober 2011 - 09:40 WIB
WowKeren - Babak menegangkan dalam sidang dugaan pembunuhan terhadap Michael Jackson kembali berlangsung di pengadilan Los Angeles, Selasa, 11 Oktober. Dalam sidang kali ini, jaksa penuntut mengajukan bukti berupa foto otopsi tubuh Michael.
Foto yang memperlihatkan tubuh telanjang Michael itu diambil beberapa jam setelah "King of Pop" berusia 50 tahun itu dinyatakan meninggal, 25 Juni 2009. Ada sedikit kekeliruan dalam foto tersebut yakni tanggal otopsi tertulis 25 Agustus 2009. Namun Dr. Christopher Rogers yang memimpin proses otopsi mengaku kalau itu tanggal yang salah.
Dalam kesaksiannya, Christopher mengungkapkan kalau kematian Michael murni disebabkan karena pembunuhan. Menurut Christopher, tuduhan itu berdasarkan kecerobohan dokter pribadi Michael, Dr. Conrad Murray, yang terlalu berlebihan menambahkan dosis obat anestesia Propofol.
"Resikonya lebih berat ketimbang keuntungannya," kata Christopher terkait penggunaan Propofol untuk mengobati insomnia Michael. "Seharusnya, dokter bisa mengukur seberapa banyak dosis Propofol yang akan dia berikan. Kupikir Conrad keliru membuat ukuran dan memberikan Propofol terlalu banyak."
Dalam sidang tersebut, diputar pula hasil rekaman wawancara ketika Conrad diinterogasi polisi tak lama setelah kematian Michael. Conrad mengaku kalau alasan ia tak segera menelepon layanan 911 itu karena harus menenangkan ketiga anak Michael yakni Paris, Prince Michael Jackson Jr dan Prince Michael Jackson II.
"Aku memeluk mereka semua, memberikan kenyamanan bagi Paris, menenangkan Prince dan juga Blanket (panggilan Prince Michael Jackson II), yang merupakan anak paling kecil. Karena, kapanpun mereka sakit, mereka akan selalu bertanya pada Dr. Conrad," kata Conrad pada polisi. "Setelah mereka menangis, Paris berkata, 'Dr. Murray, kamu bilang kamu telah menyembuhkan banyak pasien. Kamu telah menyelamatkan orang-orang yang mengidap serangan jantung tapi kamu tak bisa menyelamatkan ayahku'."
"Aku (Conrad) berkata, 'Aku telah mencoba yang terbaik'," lanjut Conrad. "Dan dia berkata, 'Aku tahu itu, Dr. Murray. Setidaknya aku tahu kamu telah mencoba semampumu. Tapi aku sangat sedih. Kamu tahu, aku akan terbangun di pagi hari dan tak akan bisa melihat ayahku lagi'."
Conrad juga mengaku kalau ia tak bisa menjelaskan tentang kematian Michael saat pihak keluarga lainnya berkumpul di ruang konferensi Ronald Reagan UCLA Medical Center, pada 25 Juni 2009 lalu. "Pihak keluarga bertanya, 'Tahukah kamu kenapa dia meninggal?' Dan jawabanku adalah 'Tidak'. Dan itulah alasannya kenapa aku merekomendasikan pada keluarga untuk melakukan otopsi karena aku juga ingin tahu alasannya," kata Conrad.
Berikut ini foto jenazah Michael Jackson saat proses otopsi:
(wk/)