Laga pembuka turnamen akhir tahun untuk putri ini akan mempertemukan Petra Kvitova melawan Vera Zvonareva.
- Tim WowKeren
- Selasa, 25 Oktober 2011 - 15:56 WIB
WowKeren - Turnamen tenis tutup tahun untuk putri, WTA Championships, mulai digelar hari ini, Selasa (25 Oktober) di Sinan Erdem Arena, Istanbul Turki. Delapan petenis elit putri sudah bersiap untuk bersaing memenangkan turnamen tersebut.
Agnieszka Radwanska melengkapi delapan peserta WTA Championship. Peserta lainnya adalah Caroline Wozniacki, Maria Sharapova, Petra Kvitova, Victoria Azarenka, Na Li, Vera Zvonareva dan Samantha Stosur.
Laga pembuka akan digelar pukul 16.00 waktu setempat antara Petra Kvitova melawan Vera Zvonareva. Sementara Sharapova yang merupakan satu-satunya peserta yang sudah pernah menang WTA Championship tahun 2004 akan menghadapi petenis dari Australia, Samantha Stosur.
Turnamen ini sempat mengkhawatirkan delapan petenis elit tunggal putri karena gempa yang melanda negara tersebut pada Minggu (23 Oktober).
Untungnya, tempat perhelatan turnamen ini jauh dari pusat gempa berkekuatan 7,2 SR yang berada di sebelah selatan Turki, berdekatan dengan Iran. Bencana alam ini diperkirakan menelan korban jiwa ribuan orang.
Kejadian ini membuat peserta WTA Championships ikut prihatin dan mengucapkan bela sungkawa. Sharapova mengatarakan bahwa dirinya menerima banyak telepon dan e-mail dari rekan dan keluarganya untuk menyatakan keprihatinan.
"Saya pikir itu memberi kita kesempatan untuk duduk dan berkata, 'Kami sangat, sangat beruntung dan beruntung'," kata Sharapova. "Ini hal yang terjadi di seluruh dunia, Anda hanya tidak pernah tahu di mana itu akan terjadi. Maksud saya, (gempa) itu hanya beberapa jam dari sini."
"Semua pikiran kami tercurah pada orang-orang yang terkena dampak ini dan tentu saja tidak pernah menyenangkan ketika sesuatu seperti ini terjadi," kata petenis nomor satu dunia, Wozniacki. "Saya hanya ingin menanyakan apakah semuanya OK dan kami juga disini baik-baik saja. "
Sementara CEO WTA Championship, Stacey Allaster, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan apa pun yang bisa mereka perbuat untuk mendukung rakyat Turki. "Termasuk hal-hal kecil melalui kekuatan olahraga," kata Stacey.
(wk/)