Sriwijaya FC menegaskan tetap ikut ISL dan membantah akan terlibat dalam IPL seperti yang diklaim PSSI melalui PT Liga Prima Indonesia Sportindo.
- Tim WowKeren
- Jumat, 28 Oktober 2011 - 09:42 WIB
WowKeren - Sriwijaya FC kaget dengan langkah PSSI yang memasukkan namanya sebagai peserta Indonesian Primier League (IPL). Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainudin mengaku pihaknya belum pernah melakukan pendaftaran.
"Kami tetap di ISL (Indonesian Super League). Kami sayangkan sikap PSSI yang melakukan kebohongan publik," kata Hendri saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia (PTLI) di Hotel Park Line, Kamis (27 Oktober) malam. "Tidak benar SFC mengikuti IPL. Dalam komunikasi dengan Sihar Sitorus (Ketua komite kompetisi PSSI) beberapa waktu lalu, tidak pernah sama sekali membicarakan masalah mendaftar ulang."
Beberapa hari lalu PSSI telah mengeluarkan rilis resmi melalui PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sebagai penyelenggara IPL terkait 18 klub yang diklaim mengikuti IPL. Selain Sriwijaya FC, ada empat klub lainnya yang dimasukkan dalam rilis PSSI itu membantah akan terlibat dalam IPL.
Keempat klub itu adalah Persipura Jayapura, Persidafon, Persiwa Wamena dan Mitra Kukar. Mereka telah memberikan pernyataan sikap terkait klaim PSSI yang menyatakan mereka mengikuti kompetisi LPI musim 2011-2012.
Hendri menegaskan bahwa Sriwijaya tetap memegang komitmen bersama Kelompok 14 yang bersikukuh untuk menggelar ISL pada 1 Desember mendatang. Ia pun menilai bahwa langkah PSSI masuknya nama-nama klub yang tergabung dalam Kelompok 14 ke dalam 18 tim peserta IPL merupakan salah satu upaya untuk memecah belah kelompok tersebut.
"Kelompok 14 masih tetap solid, dan SFC masih tetap berada di dalamnya," ujar Henri. "Bukan SFC saja yang diklaim telah bergabung dengan LPI, klub-klub lainnya juga dimasukkan. Padahal, hingga kini kami masih solid, mengingat komunikasi dengan PSSI sama sekali tidak ada dan tidak ada keputusan yang lain setelah menyatakan menolak bergabung dengan IPL."
"SFC hanya akan mengikuti kompetisi resmi yang berada di bawah naungan PSSI, tapi bukan berarti ikut IPL," ujar Henri. "Kami melihat PSSI masih bersikap arogan sehingga belum ingin bergabung, tapi akan berbeda jika mereka kembali menerapkan statuta FIFA dan kembali ke jalur yang benar."
Menurut Henri, PTLI merupakan operator sah pengelola kompetisi sebagaimana amanat kongres PSSI yang digelar di Bali pada Januari lalu. "Kami tetap di bawah naungan PSSI dengan penyelenggaraannya PTLI," tegasnya.
(wk/)