Ada 17 Klub Nyatakan Ikut Indonesian Premier League
SerbaSerbi

Dalam Pertemuan Manajer semalam, hadir 16 perwakilan klub, minus Sriwijaya FC, untuk membahas mekanisme lanjutan kompetisi IPL yang kembali bergulir 26 November.

WowKeren - Teka-teki peserta Indonesian Premier League (IPL) mulai terkuak. Manager Meeting (Pertemuan Manajer) yang dilakukan oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) dihadiri 16 perwakilan klub.

Arema, Persebaya, Persema, Persiba Bantul, Persibo, Persidafon, Semen Padang, PSMS Medan, Persiraja, Persijap, Persija, Persib, Mitra Kukar, PSM Makassar, Bontang FC dan Persipura. Masing-masing memastikan keikutsertaan mereka di IPL dengan mengirimkan delegasinya dalam acara yang digelar di Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta, Rabu (9 November) malam itu.

Dalam pertemuan tersebut, ada dua klub yang sebelumnya telah menyatakan ikut IPL namun tidak mengirim wakil mereka. Dua klub tersebut adalah Sriwijaya FC dan Persiwa Wamena.

"Delegasi Sriwijaya memang tidak dalam pertemuan ini," kata Deputi Sekretaris Jenderal Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar. "Namun, mereka telah menyatakan akan tetap ikut liga yang resmi."


Sementara itu, Persiwa dipastikan tidak akan ikut serta dalam kompetisi IPL. Bahkan, tercatat sejak 28 Oktober lalu, Saleh telah menegaskan bahwa Persiwa akan ditinggal. Ini berarti bahwa ada 17 klub yang memastikan siap tampil di IPL.

Pertemuan tersebut membahas mekanisme kompetisi lanjutan IPL yang kembali akan digulir 26 November mendatang, termasuk regulasi kompetisi dan manual liga. Dibahas juga tentang pembagian saham yang sudah dijanjikan oleh PT LPIS pada klub-klub peserta IPL.

Kepala departemen media dan komunikasi IPL, Abi Hasantoso, menjelaskan bahwa masalah lain yang menjadi pembahasan adalah pengucuran bantuan dan serta jadwal kompetisi yang belum sepenuhnya rampung. Tidak ketinggalan terkait perbaikan kualitas wasit.

"Memperbaiki kompetisi dimulai dari wasit. Klub-klub setuju meminta urusan wasit ditangani langsung oleh LPIS, tapi nanti akan dibicarakan komite wasit PSSI," ujar Abi. "Soal jadwal akan dibahas tanggal 15 November. Kompetisi milik mereka (klub), ini harus menguntungkan klub-klub. Kompetisi ini milik klub."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!