Studio yang pernah memproduksi "Resident Evil: Afterlife" tersebut dengan resmi mengumumkan akan menggarap film karya sineas Indonesia "The Raid".
- Tim WowKeren
- Kamis, 10 November 2011 - 10:28 WIB
WowKeren - Kesuksesan sineas-sineas Indonesia menghantarkan "The Raid" memenangkan penghargaan Midnight Madness di Toronto International Film Festival 2011 menarik perhatian Hollywood. Setelah sebelumnya rumor tentang pembuatan "The Raid" versi Amerika beredar, kini Screen Gems resmi mengumumkan penggarapan film tersebut.
Screen Gems telah menutup negosiasinya dengan Sony Pictures Entertainment untuk memproduksi film bergenre action tersebut. Namun Gareth Evans yang bertindak sebagai sutradara dalam versi original "The Raid" tidak akan meduduki kursi itu lagi. Sutradara versi Amerikanya akan diserahkan pada sineas Hollywood, sedangkan Gareth akan menjadi produser eksekutifnya. Selain itu, koreografer aksi dalam film original "The Raid" juga akan turut serta.
Saat ini proyek film "The Raid" versi Amerika tersebut telah dimulai. Presiden Screen Gems, Clint Culpepper, dikabarkan telah mengunjungi studio yang pernah meproduksi "Resident Evil: Afterlife" itu untuk membicarakan penggarapannya.
"The Raid" berlatar belakang jantung kota Jakarta di sebuah apartemen kumuh penuh dengan pecandu narkoba dan gelandangan. Rumah petak tersebut tak pernah tersentuh oleh pihak berwenang hingga suatu fajar, sekelompok tim SWAT elit menyerang tempat itu. Rentetan tembakan dan ledakan pun terdengar di setiap sudut gedung tersebut.
Film tersebut dibintangi Iko Uwais, Doni Alamsyah, Yayan Ruhian, Ray Sahetapy dan Joe Taslim. Selain sebagai sutradara Gareth juga bertindak sebagai penulis naskah dalam film yang diproduseri Ario Sagantoro itu. "The Raid" yang juga dikenal dengan judul "Serbuan Maut" di Indonesia tersebut akan dirilis Januari 2012.
(wk/)