Mereka siap dikeluarkan dari Timnas karena tetap memilih bergabung dengan Persija Jakarta versi Ferry Paulus yang komitmen ikut LSI.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 November 2011 - 13:57 WIB
WowKeren - Persija Jakarta versi Ferry Paulus menyatakan siap tampil di kompetisi Liga Super Indonesia musim 2011-2011. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu menggelar soft launching di The Only One Club, FX, Senayan, Jakarta, Kamis (24 November) yang berisi agenda penandatanganan MoU dengan Precious, launching jersey Persija dan statement beberapa pemain mengenai dualisme Persija.
Komitmen Persija ini akan berimbas pada pemainnya yang telah membela timnas seperti Bambang Pamungkas serta tiga punggawa Timnas U-23 yaitu Andritany Adhyaksa, Hasim Kipuw dan Ramdani Lestaluhu. Itu terkait pernyataan PSSI yang menyatakan hanya pemain Indonesian Premier League (IPL) saja yang akan masuk skuad Timnas.
Meski demikian, baik Bambang maupun tiga pemain Timnas U-23 mengaku tetap berkomitmen bersama Persija Jakarta di bawah manajemen PT Persija Jaya Jakarta milik Ferry Paulus. Mereka siap menanggung resiko termasuk bakal "dilupakan" PSSI atau dikeluarkan dari Timnas.
"Bagi saya pribadi, persoalan LSI dan IPL ini sangat dilematis. Harusnya kami memang bermain di liga resmi di bawah PSSI. Tapi dengan kondisi seperti ini, saya memilih bermain di LSI dengan Persija," kata Bepe, sapaan Bambang, di acara soft launching tersebut. "Alasannya, saya telah memilih dengan hati. Kedua, saya tidak rela tim yang saya bela selama 10 tahun ini dizalimi PSSI."
"Saya pilih bermain di LSI dengan segala risikonya. Saya tahu betul Persija yang benar-benar Persija itu yang mana," lanjut Bepe. "Saya sepuluh musim di klub ini. Saya pernah patah kaki, pernah depresi di sini, pernah merasakan juara, pernah menjadi top scorer bersama tim ini. Dan itu tidak mudah. Saya akan tetap bersama tim ini. Saya tidak akan meninggalkan klub dalam keadaan seperti ini."
Sama seperti Bepe, tiga punggawa Timnas U-23 juga menyatakan sikapnya untuk bersama Persija versi Ferry Paulus yang telah membesarkan namanya. Andritany, Hasim dan Ramdani kompak siap menerima resiko ancaman dari PSSI.
"Pasti sedih jika harus dikeluarkan dari timnas lantaran persoalan seperti ini. Tapi ini konsekuensinya," kata Ramdani yang diamini Hasim dan Andritany. "Saya ingin membela Persija, klub yang membesarkan kami. Siapapun ingin membela timnas. Membela bangsa dan negaranya. Saya juga ingin seperti itu sebetulnya."
(wk/)