Mayat Gary Speed ditemukan istrinya, Louise, tergantung di rumahnya pada pukul 07:00 waktu setempat, Minggu (27 November).
- Tim WowKeren
- Senin, 28 November 2011 - 11:38 WIB
WowKeren - Kabar duka menyelimuti sepakbola Inggris Raya akhir pekan ini. Pelatih Timnas Wales, Gary Speed, meninggal dunia, Minggu (27 November). Mayat Speed ditemukan istrinya, Louise, dalam keadaan tergantung di rumahnya di Huntington, Cheshire, Inggris, pada pukul 07:00 waktu setempat.
Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan terkait kematiannya. Polisi juga belum mengetahui apa motif Speed mengakhiri hidupnya.
Penghormatan kepada Speed mengalir dari para pemain Liga Inggris, teman dan juga penggemarnya. Bahkan, pertandingan Liga Inggris yang berlangsung Minggu malam melakukan hening cipta sesaat buat Speed sebelum memulai laga.
Kematian pria berusia 42 tahun itu sangat mendadak dan tergolong misterius. Pasalnya, sehari sebelum kejadian tersebut, ia masih sempat mengobrol dan bercanda dengan gembira dalam acara Football Focus di BBC.
Speed bersama Louise pindah ke Huntington, tempat mengesankan yang dikelilingi oleh ladang, sejak tiga tahun lalu. Speed tidak hanya meninggalkan Louise tapi juga dua putranya yang kini beranjak remaja, usia 13 dan 14 tahun.
"Dia selalu sangat ramah. Saya tidak percaya apa yang terjadi," kata tetangganya, Helen Hewitt. "Saya tidak dapat membayangkan bagaimana istri dan keluarganya menghadapi semua ini. Saya merasa sangat kasihan pada mereka."
Speed mengawali karir sepakbolanya dari Leeds United pada 1988. Bersama tim ini, Speed tampil sebanyak 300 kali sebelum akhirnya bergabung dengan Everton 1996. Selanjutnya Speed pindah ke Newcastle, Bolton Wanderers dan mengakhiri perjalanan karirnya bersama klub Sheffield United.
Karir kepelatihannya berawal dari Sheffield United 2010 lalu. Speed kemudian dipercaya untuk menukangi Wales menggantikan Jon Toshack yang mundur pada September 2010.
Speed terakhir kali mendampingi anak asuhnya ketika Wales menang melawan Norwegia dalam laga persahabatan, 12 November lalu. Hasil tersebut merupakan kemenangan ketiga dalam tiga laga akhir, sekaligus kemenangan kelima dalam sepuluh pertandingan sejak ditangani Speed.
Sayang, Speed gagal meloloskan Wales ke Euro 2012 di Ukraina dan Polandia. Wales hanya menempati posisi keempat grup G di klasemen akhir babak kualifikasi.
(wk/)