Menurut, Co-CEO RIM, Mike Lazaridis, pihaknya optimis kalau pasar tablet PlayBook masih akan terus tumbuh walau sejauh ini hanya berhasil menjual 150 unit.
- Tim WowKeren
- Senin, 05 Desember 2011 - 10:28 WIB
WowKeren - Masalah Research In Motion (RIM) terkait Tablet Playbook semakin bertambah. Setelah sebelumnya software tablet tersebut berhasil dibobol tiga hacker, kini RIM harus menelan kerugian USD 485 juta atau setara Rp 4,3 triliun karena penjualan Playbook menurun.
Meski begitu, RIM tetap bersikukuh untuk meneruskan pemasaran PlayBook walaupun baru berhasil menjual 150 ribu unit PlayBook melalui rekanan mereka. Demi menarik pembeli, RIM rela menurunkan harga dari USD 500 (lebih dari Rp 4 juta) menjadi USD 200 (lebih dari Rp 1,7 juta).
"RIM masih terus berkomitmen untuk BlackBerry PlayBook, karena kami percaya pasar tablet masih akan terus tumbuh," demikian kata co-CEO RIM, Mike Lazaridis. "Meski beberapa faktor menyebabkan persediaan produk ini menumpuk di kuartal ketiga tapi dengan kedatangan PlayBook OS 2.0 pasti penjualannya akan lebih baik."
PlayBook dirilis perdana April 2011 dengan spesifikasi layar sentuh, sistem operasi QNX, prosesor 1 GHz Texas Instruments OMAP 4430 (Cortex-A9 dual-core) dengan pilihan kapasitas 16 hingga 64 GB Flash. Tablet yang dibekali WiFi dan Bluetooth ini masuk ke Indonesia pada Juli lalu.
(wk/)