Film 'Hangover II' Dituntut Karena Gunakan Tas Louis Vuitton Palsu
Film

Perusahaan Louis Vuitton menuntut Warner Bros. Pictures karena menggunakan tas imitasi produksi China dalam sebuah adegan "The Hangover Part II".

WowKeren - "The Hangover Part II" kembali menemui masalah. Film bergenre komedi ini dituntut perusahaan Louis Vuitton karena menggunakan tas palsu dalam salah satu adegannya. Kini Warner Bros. Pictures pun harus memenuhi berbagai tuntutan yang diajukan perusahaan tersebut.

Adegan yang dianggap bermasalah itu adalah ketika Zach Galifianakis membawa sebuah tas bermerek Loius Vuitton di bandara. Dalam dialognya, Zach mengatakan pada temannya, "Awas, ini tas Louis Vuitton." Usut punya usut, tas itu ternyata barang imitasi yang dibuat oleh sebuah perusahaan China, Diophy.

Kontan, Louis Vuitton tak terima dan mengajukan serangkaian tuntutan pada Warner Bros. Mereka ingin Warner Bros menghapus atau mengganti adegan itu sebelum DVD-nya dirilis. Selain itu, Loius Vuitton juga menuntut ganti rugi pembagian keuntungan atas digunakannya tas imitasi itu.


Ini bukan pertama kalinya Warner Bros terkena kasus gara-gara "The Hangover Part II". Total ada tiga kasus yang harus diselesaikan Warner Bros terkait film yang dibintangi Bradley Cooper ini.

Di awal tahun, seorang seniman tato menuntut film ini telah menjiplak salah satu karyanya. Lalu di bulan September, pemeran pengganti Scott McLean, menuntut ganti rugi atas cedera otak yang ia alami saat syuting di Thailand. Kemudian Oktober lalu, penulis Michael Alan Rubin menuduh film itu mencuri ide dari naskah garapannya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!