Bayi Asal Inggris Terancam Nyawanya Setiap Kali Menangis
Nasional

Bayi berusia 18 minggu bernama Rio-James Jacombe bisa berhenti bernafas saat menangis karena bermasalah di batang tenggorokan.

WowKeren - Biasanya, seorang ibu yang baru melahirkan merasa lega jika bayi mereka mulai menangis. Pasalnya, aktivitas itu menjadi penanda kalau sang jabang bayi punya respon yang bagus. Namun bagi Nikki Hallett, ia justru ketakutan karena tangisan mampu membuat nyawa putranya, Rio-James Jacombe, terancam.

Bayi berusia 18 minggu ini menderita trachea bronchial malcia. Akibatnya, batang tenggorokannya menjadi lemah dan membuat Rio sulit bernafas setiap kali dia menangis.

"Ketakutan terbesarku adalah ketika dia menangis karena hal itu berakibat fatal," kata wanita asal Grimsby, Lincolnshire, Inggris, tersebut. "Suatu hari dia menangis keras dan wajahnya berubah warna menjadi merah dan ungu. Ia juga pernah terkulai dan pucat karena berhenti bernafas saat menangis. Jadi aku langsung membawanya ke rumah sakit agar dia bisa bernafas lagi."


Demi kesembuhan Rio, Nikki sampai mengikuti pelatihan untuk memberikan nafas buatan. "Dan aku harus membaringkannya agar bisa membantunya bernafas. Ini sangat menakutkan. aku terus mengawasinya setiap saat untuk memastikan dia bernafas," kata Nikki.

Rio lahir prematur lima minggu lebih cepat dari prediksi semula. Dia juga mengidap Down's Syndrome dan jantungnya bermasalah.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!