Sebagian warga hanya bisa menyewa kandang dan harus tinggal dengan orang asing dalam satu ruangan karena tak mampu membeli rumah.
- Tim WowKeren
- Rabu, 11 Januari 2012 - 13:42 WIB
WowKeren - Selain Paris, Hong Kong dikenal sebagai salah satu kota yang glamor. Gedung bertingkat dan pusat perbelanjaan menjamur di mana-mana.
Sayangnya, Hong Kong juga punya sisi kelam. Sebagian warga miskin harus tidur dalam kandang anjing berukuran 121,92 x 76,2 cm. Untuk satu kandang, pemilik gedung menyewakan seharga USD 200 per bulan atau setara Rp 2 juta.
Warga yang menyewa kandang juga harus tinggal dengan orang asing dalam satu ruangan yang bisa memuat 20 kandang. Kandang-kandang tersebut disusun bertingkat-tingkat. Saat ditanya oleh fotografer Australia, Brian Cassey, yang mengabadikan foto kehidupan miskin tersebut, Tai Lun Po (79) mengaku kalau ia telah tinggal di kandang selama 30 tahun.
Tingkat kebersihan yang minim dan panasnya suhu udara dalam ruangan menjadi masalah utama lainnya bagi para penghuni kandang. "Suhu dalam kandang bisa dua hingga tiga derajat lebih panas daripada suhu di luar. Sangat tidak nyaman dan kadang aku tak bisa tidur hingga pukul 05.00," kata salah satu penghuni kandang bernama Cheung yang tinggal di Sham Shui Po, Hong Kong.
Cheung juga khawatir dengan keberadaan kecoak, cicak ataupun tikus. "Kadang aku khawatir jika cicak atau kecoak akan merayap ke kupingku di malam hari," ujar Cheung.
Berikut ini foto penghuni di kandang mereka:
(wk/)