Kongres untuk menggulingkan kepimpinan Ketua Umum Djohar Arifin masih akan digelar karena PSSI mengabaikan kepentingan anggota.
- Tim WowKeren
- Rabu, 01 Februari 2012 - 13:13 WIB
WowKeren - Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) bersikukuh kalau Kongres Luar Biasa perlu dilakukan. Kongres yang sebelumnya diundur 9 Maret dijadwalkan ulang menjadi 20 Maret.
"Kongres luar biasa lanjut terus," kata Ketua Umum KPSI, Toni Apriliani. "PSSI dalam hal ini Djohar Arifin cs, sudah bisa dipastikan akan menetapkan kongres dengan peserta yang tidak sesuai dengan versi FIFA dan AFC. Padahal, mereka telah diingatkan menggelar kongres tahunan dan mengakui Kongres Bali."
Sebelum menggelar KLB, KPSI akan melakukan kongres tahunan, 4-5 Februari, di Jakarta. Agenda kongres meliputi pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding.
Sementara itu, Toni mengakui kalau pembekuan sejumlah Pengprov PSSI daerah sama sekali tidak tepat. "Pembekuan itu harus ada usulan dari pemilik suara di provinsi oleh pengurus cabang kabupaten, kota dan klub. Jika saya dan Pengprov Jabar melakukan pelanggaran, silakan dibuktikan. Kalau ini hanya dugaan, tidak beralasan," jelas Toni.
(wk/)