Fabio menegaskan kalau pernyataan bahwa dia mundur sebagai manajer Timnas Inggris karena merasa dihina oleh FA hanya isapan jempol.
- Tim WowKeren
- Kamis, 09 Februari 2012 - 11:57 WIB
WowKeren - Manajer Timnas Inggris, Fabio Capello, membantah keras kalau dia mengundurkan diri karena berselisih paham dengan Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris. Ia menegaskan tak pernah mengatakan "merasa terhina karena FA melewati batas kekuasaan terkait pencopotan ban Kapten Timnas Inggris, John Terry".
"Saya tak pernah mengatakan apapun dan tak akan mengatakan apapun," kata Capello. "Semua pernyataan tentang saya adalah bohong."
Rumor itu bermula karena Capello mundur sebagai manajer The Three Lions tak lama setelah bertemu Presiden FA David Bernstein dan Sekjen FA Alex Horne di Stadion Wembley, Inggris, Rabu (8/2). Manajer berusia 65 tahun itu dirumorkan mengaku pada media Italia kalau dia keluar karena merasa terhina dengan sikap FA.
"Mereka (FA) benar-benar menghina dan merusak otoritas saya," kata Capello. "Yang membuat saya terpaksa mengambil keputusan ini adalah karena mereka melanggar prinsip keadilan Anglo-Saxon dimana seseorang tidak bersalah sampai ada pembuktian lebih lanjut. Dalam kasus Terry, mereka menghina dan melewati batas wewenang saya dan secara efektif menciptakan masalah bagi skuad. Saya tak pernah menolerir hal semacam itu jadi sangat mudah bagi saya untuk memilih pergi."
Sementara itu, Presiden FA, David Bernstein, telah menyetujui pengunduran diri itu. Meski merasa kehilangan, David berterima kasih atas kiprah Capello sebagai manajer selama empat tahun.
"Kami berterima kasih atas kerja Fabio (Capello) dengan tim Inggris," kata David. "Mendoakan kesuksesannya di masa depan."
Hingga saat ini, pergantian manajer belum ditetapkan. Sejauh ini baru Harry Redknapp yang dicalonkan sebagai pengganti Capello.
(wk/)