Pencapaian dalam dua bulan sejak diluncurkan itu membuktikan para profesional di Indonesia tertarik membangun citra secara online.
- Tim WowKeren
- Selasa, 21 Februari 2012 - 13:11 WIB
WowKeren - Jejaring sosial untuk para profesional, LinkedIn, rupanya cukup diminati di Indonesia. Mereka baru saja mengklaim telah memiliki 1 juta anggota. Pencapaian itu didapat hanya untuk situs versi Bahasa Indonesia yang diluncurkan Desember lalu.
"Mencapai satu juta anggota dalam waktu dua bulan setelah peluncuran situs berbahasa Indonesia adalah prestasi yang penting," ujar Clifford Rosenberg, Managing Director LinkedIn Australia, Selandia Baru dan Asia Tenggara, Selasa (21/2). "Itu menunjukkan bahwa profesional di Indonesia tertarik untuk membangun citra profesional secara online di LinkedIn."
Clifford juga mengaku, semua pengguna mendapat manfaat yang besar dari LinkedIn. Karena mereka dapat mengelola identitas secara profesional dan terhubung dengan kontak terpercaya. Sehingga mereka bisa menambah jaringan relasi, mencari pekerjaan dan menambah wawasan.
Berdasarkan data LinkedIn, tiga industri teratas dengan pertumbuhan keanggotaan tercepat adalah minyak dan energi, telekomunikasi dan teknologi informasi, serta sektor jasa. Sedangkan karyawan yang paling banyak terdaftar dari perusahaan Ayatama Energi Trisco Nusantara, Bank Internasional Indonesia dan Telkomsel.
Uniknya, kebanyakan yang tergabung di LinkedIn memiliki nama belakang Setiawan, Kurniawan dan Gunawan. Saat ini jejaring sosial yang berdiri 2003 itu memiliki 150 juta pengguna dengan 25 juta di kawasan Asia Pasifik.
(wk/)