Persija naik tiga peringkat dari posisi sebelumnya setelah menang 2-0 melawan Gresik United di laga Indonesia Super League, Selasa sore.
- Tim WowKeren
- Rabu, 14 Maret 2012 - 09:23 WIB
WowKeren - Persija Jakarta yang sebelumnya hanya duduk di peringkat 7 klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 berhasil menuai prestasi. Tim Macan Kemayoran langsung naik tiga peringkat sekaligus seusai mengalahkan Gresik United 2-0 di laga lanjutan ISL, Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/3) sore.
Persija saat ini menempati posisi keempat setelah Persiwa Wamena dengan raihan poin 26 dari 15 laga. Sedangkan Gresik United yang mendapat 17 poin berada di peringkat 14. Pelatih Persija, Iwan Setiawan, merasa luar biasa bangga atas prestasi tim binaannya.
"Alhamdulillah Persija raih poin penuh. Pertandingan hari ini sangat penting," kata Iwan sesudah pertandingan. "Pertama, saya katakan pada tim. Nilai poin penuh adalah sesuatu yang penting jika ingin bertengger di papan atas. Kedua, tolong kerja keras untuk raih poin penuh. Jangan jadi trademark Persija susah menang di kandang."
Dalam pertandingan tersebut, kemenangan pertama diraih Pedro Javier yang mencetak gol pada menit ke-90. Sementara gol lainnya dihasilkan sang kapten, Bambang Pamungkas, saat satu menit perpanjangan waktu setelah memanfaatkan umpan terobosan Robertino Gabriel Pugliara.
Awalnya, laga berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama mencoba mencari kelemahan di lini pertahanan. Pada menit ke-19, striker Gaston Castano sempat menciptakan peluang. Gaston yang lolos dari jebakan offside langsung melesakkan bola ke gawang Persija yang dijaga Andritany. Namun usaha Gaston gagal karena bola masih melebar.
Satu menit setelahnya, Persija mendapat peluang mencetak gol. Andritany memberi bola ke sektor tengah dan kemudian diterima Leo Saputra yang langsung mengkonversi dengan tendangan jarak jaug dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola itu berhasil diselamatkan kiper Gresik, Herry Prasetya.
Hingga turun minum, kedudukan masih 0-0. Persija kemudian melakukan penekanan di babak kedua. Serangan lini sayap yang dimotori Ismed Sofyran diterapkan namun Persija tetap gagal memegang kendali.
Sebenarnya tim asuhan Iwan itu sudah mendapat gol di menit ke-83 ketika Bambang berhasil mengelabui Herry. Sayang wasit menganulir gol karena Bepe (panggilan akrab Bambang) berada di posisi offside. Baru pada menit 90, Persija kembali mencetak gol lewat aksi Pedro melewati tiga pemain Gresik. Bepe kemudian menggandakan kemenangan hingga peluit akhir dibunyikan.
(wk/)