Jutaan Penduduk China Pilih Hidup di Gua
Nasional

Gua di China memiliki ruang berkubah panjang dengan pasokan listrik dan air, serta sejuk di musim panas namun hangat di musim dingin.

WowKeren - China memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak. Hingga kini lebih dari 30 juta warga China yang memilih untuk tinggal di dalam gua. Kebanyakan mereka dari dataran tinggi Huangtu dengan tebing kuning dan tanah berpori yang mudah digali di provinsi Shaanxi.

Setiap gua biasanya memiliki ruang berkubah panjang dengan pintu masuk berbentuk setengah lingkaran yang ditutupi dengan kertas nasi atau selimut berwarna-warni. Beberapa diantaranya saling terhubung sehingga sebuah keluarga dapat mempunyai beberapa kamar. Listrik dan air ledeng juga dapat dibawa masuk.

"Kebanyakan tidak begitu mewah, tapi aku sudah melihat beberapa gua yang benar-benar indah. Langit-langitnya tinggi dan luas dengan halaman yang bagus di depan. Jadi Anda dapat berolahraga dan duduk di bawah sinar matahari," ujar Ren Shouhua yang lahir di gua namun sekarang bekerja di kota. "Itu sejuk di musim panas dan hangat di musim dingin. Ketika tua nanti, saya akan kembali kesana."


Gua atau yaodong dalam bahasa Mandarin, kini penampilannya terus diperbarui agar semakin layak ditinggali. Liu Jiaping, Direktur Pusat Penelitian Arsitektur Hijau di Xian membantu merancang dan mengembangkan versi modern dari gua tradisional. Ia pun menjadi finalis pada World Habitat Award pada 2006.

Gua yang diperbarui itu dibangun pada tebing dalam dua tingkat dengan bukaan di bagian atas untuk cahaya dan ventilasi. Sehingga setiap keluarga memiliki empat kamar, masing-masing dua ruang di setiap tingkat.

Gua memang memiliki peran penting dalam sejarah China modern. Bahkan Xi Jinping yang diperkirakan akan menggantikan Hu Jintao sebagai presiden tahun depan, juga pernah tinggal di gua. Tujuh tahun ia tinggal di gua ketika diasingkan ke Provinsi Shaanxi selama Revolusi Kebudayaan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!