Dari hasil studi Universitas Purdue dan Microsoft, 75 persen energi yang digunakan aplikasi gratis Android dihabiskan pihak ketiga untuk mencari iklan, melacak dan mengunggah data pengguna.
- Tim WowKeren
- Selasa, 20 Maret 2012 - 09:50 WIB
WowKeren - Jika Anda pengguna smartphone berbasis Android dan sering kehabisan baterai mungkin bisa melihat kembali aplikasi yang Anda gunakan. Pasalnya sebuah studi menunjukkan bahwa aplikasi gratis membuat baterai smartphone lebih cepat habis.
Studi yang diadakan Universitas Purdue dan Microsoft terungkap bahwa 75 persen energi yang digunakan oleh aplikasi gratis di Android dihabiskan untuk melayani pihak ketiga. Mereka memerlukannya untuk mencari iklan, melacak dan mengunggah data pengguna.
Satu aplikasi yang berjalan dapat menguras baterai hingga 90 menit. Studi ini meneliti beberapa aplikasi smartphone populer, termasuk browser Android, Angry Birds, Free Chess dan NYTimes. Dari situ ditemukan bahwa hanya 10 sampai 30 persen dari energi dihabiskan untuk menjalankan fungsi utama aplikasi tersebut.
Misalnya, Angry Birds sebenarnya hanya menghabiskan 20 persen untuk menjalankan permainan. Sementara 45 persen dihabiskan untuk mencari dan mengunggah lokasi pengguna dengan GPS kemudian mengunduh lokasi yang sesuai iklan melalui koneksi 3G. Jika transmisi data selesai koneksi tetap terbuka selama 10 detik yang mengkonsumsi 28 persen dari energi aplikasi.
Abhinav Pathak, seorang ilmuwan komputer di universitas tersebut, melakukan studi ini setelah mengembangkan perangkat lunak untuk menganalisa penggunaan energi aplikasi. Abhinav menuding kebocoran energi pada inefisiensi dalam kode pihak ketiga sebagai penyebabnya. Mereka menyarankan untuk segera mengembangkan teknologi "energy optimizers" di aplikasi Android.
(wk/)