Aldi Taher menanggapi tudingan pencucian uang dengan guyonan dan perspektif positif.
- Selasa, 21 Juli 2026 - 14:03 WIB
WowKeren - Aldi Taher, seorang artis dan pengusaha, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah dituding melakukan pencucian uang terkait bisnis yang dijalaninya. Meskipun menghadapi tuduhan tersebut, Aldi memilih untuk tidak merespons secara serius, melainkan dengan guyonan khasnya.
Dalam sebuah wawancara, Aldi mengungkapkan ketidakpeduliannya terhadap isu yang beredar. "Ngapain gue jawab serius? Kalau gue jawab serius berarti benar dong? Lo ngiri sama gue? Kerja! Astaghfirullah," ujarnya dengan nada santai. Pernyataan ini menunjukkan sikapnya yang tidak ingin terjebak dalam kontroversi yang tidak perlu.
Artis berusia 42 tahun ini juga menyadari bahwa bisnis yang sukses pasti akan menuai komentar positif maupun negatif. Aldi menganggap hal ini sebagai bagian dari kehidupan dan menganggapnya sebagai "dosa yang bisa mengurangi dosa". "Enggak apa-apa [dituding money laundry]. Namanya masih di dunia, yang namanya pro kontra tuh ada. Nanti enggak pro kontra di surga. Makin kontra di neraka. Terima kasih, itu saya jadiin doa, kurangi dosa," jelasnya.
Lebih lanjut, Aldi Taher juga berbagi pandangannya mengenai kekuatan doa dan kepercayaannya pada Tuhan. Ia menyebutkan bahwa kesuksesan yang diraihnya saat ini merupakan bukti dari kekuasaan Allah. "Sebelumnya itu taichan, mi ayam gue dagang di garasi rumah gue. Mi ayam viral. Makanya baca Al-Qur'an, jangankan duit ya, surga Allah kasih. Bersihin hatimu dengan baca Al-Qur'an," tuturnya.
Aldi menegaskan pentingnya menjaga hati dan pikiran agar tetap bersih, terutama dalam menghadapi berbagai cobaan dan tudingan dari orang lain. Sikap positif dan optimis yang ditunjukkannya dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama di tengah kondisi yang penuh tantangan.
Dengan segala kontroversi yang ada, Aldi Taher tetap berkomitmen untuk melanjutkan bisnisnya dan berdoa agar selalu diberikan petunjuk dan perlindungan. Dia menunjukkan bahwa meskipun ada banyak opini di luar sana, yang terpenting adalah keyakinan dalam diri sendiri dan upaya untuk terus maju.
Dalam pernyataannya, Aldi ingin agar masyarakat lebih fokus pada hal-hal positif dan tidak terjebak dalam isu-isu yang merugikan. "Jangan sampai kita terpengaruh oleh komentar negatif. Justru itu yang harus kita gunakan untuk mendorong diri kita menjadi lebih baik," tutupnya.
(wk/timw)