Kayamba yang sempat terancam dideportasi ke Karibia karena penyalahgunaan ijin tinggal kini telah mengurus visa kerjanya di Indonesia.
- Tim WowKeren
- Rabu, 21 Maret 2012 - 09:27 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, salah satu top skorer sekaligus asisten pelatih Sriwijaya FC, Keith Kayamba Gumbs, terkendala urusan visa. Ia terancam dideportasi ke kampung halamannya, Saint Kitts, Nevis, Karibia, serta dilarang bermain karena belum memperpanjang visanya.
Untung saja, masalah itu segera diselesaikan. Pemain nomor 17 tersebut akan bisa merumput lagi bersama timnya.
"Informasi mengenai kepastian Kayamba tentang masalah larangan bermain kini terjawab sudah," ujar Direktur Teknik dan SDM, PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Hendri Zainuddin, Selasa (20/3). "Selasa sore, Kayamba bersama keluarga didampingi Augie Bunyamin berangkat ke Singapura. Alhamdulillah Kayamba mendapat cap biru yang artinya tidak di-blacklist."
Hendri menyampaikan rasa terima kasih pada semua pihak yang turut membantu menyelesaikan masalah visa baik pada jajaran manajemen hingga pihak imigrasi. "Kami juga berterima kasih kepada agen Kayamba, Eko Subekti, Kepala Imigrasi Jakarta Selatan. Serta doa dari masyarakat Sumsel atas semua daya dan upaya untuk memperjuangkan Kayamba tetap berada di Sriwijaya FC," ujar Hendri.
Permasalahan Kayamba dengan pihak imigrasi terungkap 15 Maret lalu. Kepala Imigrasi Jaksel, Teuku Sjahrizal, mengungkapkan kalau pesepakbola berusia 39 tahun itu telah menyalahgunakan ijin tinggalnya. Kayamba selama ini menggunakan izin kunjungan singkat ke Indonesia.
"Tapi kenyataannya bekerja di sini. Kita kasih waktu seminggu. Kemungkinan minggu depan (dideportasi)," ujar Sjahrizal. "Kita tidak bisa langsung mengusir, tapi secara aturan diberi waktu seminggu untuk mempersiapkan segala sesuatunya."
(wk/)