Serangan yang meningkat dari tahun lalu itu tidak hanya menyasar situs milik pemerintah dan berasal dari luar negeri maupun internal.
- Tim WowKeren
- Rabu, 21 Maret 2012 - 09:38 WIB
WowKeren - Pertumbuhan internet di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Tidak mengherankan bila setiap hari jaringan internet Indonesia digempur 1,5 juta kali serangan hacker (peretas) dan diperkirakan masih terus meningkat.
"Catatan kami, di kita (Indonesia) 1,5 juta hacker menyerang internet tiap hari," kata Rudi Lumanto, Ketua Indonesian Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) dalam diskusi keamanan internet di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Selasa (20/3). "Serangan tak hanya menyasar situs milik pemerintah saja, bermacam-macam. Ada yang dari luar negeri maupun internal."
Angka serangan per hari ini meningkat dari tahun lalu yang masih 1,25 juta kali. Serangan itu datang dari berbagai negara, namun intensitas paling sering adalah dari dalam negeri. Kebanyakan motif serangan adalah upaya iseng yakni coba-coba menguji ketahanan sebuah situs.
Tren serangan internet di Indonesia dan negara berkembang cenderung masih memakai rekayasa sosial. Caranya adalah membobol data lewat pendekatan komunikasi dengan pengguna lain. Sedangkan tipenya berbasis program SQL, DOS, ICNT, dan malware.
"Untuk skala Indonesia masih soal pemalsuan identitas," lanjut Rudi. "Serangan pada akhir tahun dan awal tahun cenderung meningkat. Dan punya potensi meningkat dua kali lipat."
Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewabroto, membenarkan hal tersebut. Namun dahsyatnya gempuran itu malah memperlihatkan pertahanan keamanan internet di Indonesia yang tangguh.
"Kita tidak menyadari, ada 1,5 juta kali serangan ini bisa saja membuat internet kolaps tapi ternyata tidak," ujar Gatot. "Artinya sistem pertahanan masing-masing instansi sudah cukup bagus."
(wk/)