Ketua Umum Djohar Arifin berterima kasih karena FIFA memberikan perpanjangan waktu bagi PSSI untuk menyelesaikan masalah dualisme kompetisi hingga 15 Juni.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 31 Maret 2012 - 09:45 WIB
WowKeren - Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, puas dengan keputusan FIFA untuk memperpanjang tenggat waktu rekonsiliasi dualisme kompetisi. Hasil keputusan tersebut berdasarkan rapat Komite Eksekutif FIFA, 29-30 Maret, di Zurich, Swiss. Oleh FIFA, PSSI diminta menyelesaikan masalah dualisme kompetisi ini hingga 15 Juni.
"Kita bersyukur dan berterimakasih kepada teman-teman di AFC, karena mereka tidak ingin Indonesia dihukum," kata Djohar, Jumat (31/3) malam. "Saya sendiri juga heran, orang asing saja tidak ingin Indonesia disanksi, tapi justru ada segelintir orang di Indonesia yang justru ingin kita dihukum."
Petinggi asal Sumatera Utara ini menargetkan untuk menemui klub-klub Indonesia Super League (ISL) di kantor masing-masing. Pasalnya, dua kali memberikan undangan, pihak klub menolak untuk datang.
"Kali ini akan kita hubungi lewat tim rekonsiliasi. Kita tanya secara individu. Maunya ketemu di mana. Mereka kan belum tahu konsep kita seperti apa," ujar Djohar. "Kalau mereka tidak mau berkumpul ya kita yang mendatangi."
(wk/)