Mengikuti jejak Sriwijaya FC dan Persiwa Wamena, klub seperti Persiba, Pelita Jaya dan Persidafon menilai bahwa usaha rekonsiliasi PSSI sudah tak mungkin dilakukan.
- Tim WowKeren
- Selasa, 03 April 2012 - 08:50 WIB
WowKeren - Klub-klub Indonesia Super League (ISL) sama sekali tak menggubris rencana PSSI mengadakan rekonsiliasi. Mulai dari klub besar seperti Sriwijaya FC, Persiwa Wamena, Persipura Jayapura telah menyatakan penolakan. Begitu pula dengan Persiba Balikpapan, Persidafon Dafonsoro dan Pelita Jaya, yang menilai bahwa upaya perdamaian itu sudah terlambat meski PSSI mengaku siap "door to door" menemui klub-klub ISL.
"Kami dari Persiba tidak mungkin lagi untuk rekonsiliasi. Percuma juga mereka datang ke klub-klub karena mereka tidak diakui lagi," ujar Ketua Umum Persiba, Syahril Taher, Senin (2/4). "Kami sudah memilih Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti lewat Kongres Luar Biasa."
Senada dengan Syahril, Manajer Persidafon, Iwan Nazaruddin, mengaku kalau PSSI pimpinan Ketua Umum PSSI sama sekali tak bisa dipercaya. Mayoritas klub telah menyatakan mosi tak percaya pada PSSI ketika digelar Kongres Luar Biasa oleh KPSI, 18 Maret lalu.
"Yang jelas rekonsiliasi sudah terlambat," kata Iwan. "Kenapa FIFA sudah mendesak dari dulu, baru sekarang melakukan rekonsiliasi."
Sementara itu, Djohar bermaksud meminta dukungan pada Nirwan Bakrie. Menurut Djohar, mantan Wakil Ketua Umum PSSI di era kepemimpinan PSSI oleh Nurdin Halid tersebut masih dihormati di kalangan petinggi organisasi sepak bola. Dalam waktu dekat, Djohar ingin bertemu dengan Nirwan untuk membahas konflik dualisme kompetisi.
"Kami akan meminta dukungan beliau. Pak Nirwan berpengalaman dan dihormati oleh klub," tutur Djohar. "Kami segera melakukan komunikasi dengan beliau dan tentunya juga komunikasi dengan klub."
PSSI diberi waktu oleh FIFA untuk menyelesaikan konflik sepak bola Tanah Air hingga 15 Juni. Jika tak menepati jadwal, maka FIFA akan memberikan sanksi bagi Indonesia.
(wk/)