KPSI Tuding Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Putarbalikkan Fakta
SerbaSerbi

Menurut anggota Exco PSSI versi KPSI, Djamal Aziz, Djohar berbohong kalau FIFA dan AFC tak pernah mengakui keberadaan Kongres Luar Biasa ataupun KPSI.

WowKeren - Kisruh antara PSSI dan KPSI belum juga selesai. Menurut anggota Komite Eksekutif (Exco) yang dipilih lewat KLB (Kongres Luar Biasa) KPSI 18 Maret lalu, Djamal Aziz, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, cukup pandai dalam memutarbalikkan fakta.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Media PSSI 2012-2016 tersebut, Djohar selama ini berlindung di balik keputusan FIFA sebelum 30 Maret. Padahal sesudahnya, FIFA dan AFC telah mengeluarkan surat putusan baru yang membahas soal tenggat waktu dualisme kompetisi dan dualisme asosiasi.

"Selama ini Djohar selalu menggunakan keputusan FIFA (yang lama) untuk tidak mengakui keabsahan KLB 18 Maret 2012 yang memilih La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua Umum PSSI 2012-2016," ujar Djamal, Minggu (8/4). "Surat itu telah menjelaskan semuanya. FIFA dan AFC juga akan menelusuri soal dualisme asosiasi yang disebutkan dalam suratnya pada 30 Maret 2012. Artinya, FIFA dan AFC mengakui adanya KLB beserta hasilnya. Dan, terbuktilah Djohar itu suka berbohong. Sekarang, tinggal waktu yang akan membuktikan siapa yang benar."


Ditambahkan Djamal, keraguan atas sikap Djohar telah muncul mulai tahun lalu. Petinggi PSSI asal Sumatera Utara itu telah dimosi tidak percaya lebih dari 2/3 anggota sah PSSI sejak 18 Desember 2011. Meski begitu, Djohar selalu ngotot mengklaim kalau FIFA dan AFC tidak mengakui keberadaan KPSI atau PSSI versi KLB.

"Djohar selama ini bilang KPSI dan kamilah yang salah jika sanksi FIFA sampai jatuh," ujar Djamal. "Tapi, kenyataan akan membuktikan, Djohar yang salah jika kemungkinan terburuk itu sampai terjadi."

"Sebab, ia tidak mau mundur dari kepengurusan PSSI meski telah dimosi tidak percaya lebih dari 2/3 anggota PSSI," lanjut Djamal. "Padahal, menurut Statuta PSSI, jika lebih dari 2/3 anggota PSSI menginginkan KLB untuk merestrukturisasi kepengurusan yang tak lagi dipercaya, Exco PSSI wajib menyelenggarakannya atau mereka berhak menyelenggarakan KLB itu sendiri."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!