PSSI Akan Selidiki Ancaman Mogok Klub IPL
SerbaSerbi

PSSI berencana menghubungi klub IPL maupun penyelenggara kompetisi, PT. LPIS, tentang ancaman mogok karena tak puas dari sisi pencairan dana hingga keputusan wasit dalam pertandingan.

WowKeren - Kisruh dualisme kompetisi dan organisasi belum rampung, PSSI sudah tersandung masalah baru. Kali ini berkaitan dengan ancaman mogok dari sejumlah klub Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012 karena kecewa dengan penyelenggara kompetisi.

"Akan kami cek karena kabar itu baru klaim sepihak," kata Penanggung Jawab Timnas PSSI, Bernhard Limbong, Senin (23/4). "Tentu saja kami juga akan menghubungi PT. LPIS (penyelenggara kompetisi IPL)."

Kekesalan klub-klub liga yang diakui PSSI dan FIFA itu karena PT. LPIS belum mencairkan dana untuk membayar gaji pemain dan ofisial tim. Awalnya, Persema Malang yang mengancam tak akan hadir dalam pertandingan melawan Persebaya 1927, Minggu (22/4).

Meski membatalkan rencana mogok dan malah menang 2-1, Persema tetap mengaku kecewa dengan kepengurusan PT. LPIS. Tak hanya Persema, Persebaya juga akan mogok bertanding karena merasa dikerjai wasit dalam berbagai pertandingan.


CEO PT Pengelola Persebaya 1927, I Gede Widiade, menghimbau agar tim segera membuat tindakan jika merasa ada yang janggal dalam keputusan wasit. "Saya perintahkan pemain, pelatih dan ofisial untuk tidak ragu mengambil keputusan berhenti jika dalam pertandingan selanjutnya wasit masih tidak benar dalam bertugas," kata I Gede.

"Keputusan untuk mogok bukan hanya karena lawan Persema," lanjut I Gede. "Itu merupakan hasil evaluasi tim secara total selama putaran pertama. Laporan wasit yang tidak benar bukan hanya dari pemain, pelatih dan offisial. Tapi juga didapat dari hasil rekaman pertandingan."

Sabtu (28/4), Persebaya berencana mogok tanding melawan PSM Makassar apabila masih ada keputusan wasit yang tak adil. Ini sebagai upaya terakhir karena protes lisan tak pernah digubris pihak PT. LPIS.

"Dalam waktu dekat, kami akan mengirim protes tertulis," ujar I Gede. "Termasuk berhenti bertanding jika kualitas wasit tetap sama."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait