Djohar Arifin Bela Diri Tunjuk Manajer Timnas Ramadhan Pohan
SerbaSerbi

Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, menegaskan bahwa Ramadhan Pohan hanya ditunjuk untuk menjadi manajer Timnas Senior di turnamen Palestina.

WowKeren - PSSI mendapat kritik karena mengangkat Ramadhan Pohan sebagai Manajer Timnas Indonesia. Juru bicara LSM Save Our Soccer (SOS), Apung Widadi, menilai kalau penunjukan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat ini sarat muatan politis.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, langsung angkat bicara. Menurutnya, Ramadhan hanya ditugaskan untuk mengatur manajemen selama Timnas Senior mempersiapkan diri mengikuti Turnamen Internasional Al-Nakbah di Palestina, 13-24 Mei.

"Politisasi di PSSI? Tidak juga. Dia juga kan pengurus PSSI," kata Djohar di Malaysia, Selasa (24/4) siang. "Penunjukan Ramadhan Pohan itu cuma satu event di Palestina. Setelah itu tidak lagi. Tidak ada kepentingan apapun."

"Palestina butuh dukungan politik dari Indonesia. Ramadhan itu kan ahlinya," tegas Djohar. "Dia mengerti tentang politik karena sebelumnya kami punya MoU dengan Palestina."


Di PSSI, Ramadhan memegang jabatan Ketua Harian Fair Play. Ia resmi ditunjuk sebagai manajer berdasarkan hasil rapat komite eksekutif (exco) yang dilakukan PSSI, Selasa (17/4).

Mengetahui hal itu, SOS baru-baru ini langsung menuding PSSI sengaja memilih Ramadhan agar bisa melancarkan pencairan dana Timnas yang dihentikan sementara oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Keputusan Djohar itu juga dinilai telah mengkhianati cita-cita revolusi PSSI.

"Kami sangat menyayangkan hal itu terjadi, lagi-lagi politisi ikut campur dalam urusan persepakbolaan dalam negeri," ujar Apung. "Hal itu adalah pengkhianatan cita-cita revolusi PSSI. PSSI justru menjadikan politisi Partai Demokrat sebagai manajer timnas. Memasukkan politisi ke PSSI bukan jalan keluar, namun bencana baru untuk persepakbolaan Indonesia."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!