Tim SAR Belum Bisa Evakuasi 12 Jenazah Korban Sukhoi
Nasional

Ke-12 jenazah ditemukan di bawah tebing berkemiringan 85 derajat dan saat ini telah dimasukkan dalam kantong jenazah untuk menunggu diterbangkan ke Jakarta.

WowKeren - Proses pencarian korban pesawat Sukhoi Superjet 100 terus dilakukan sejak dilaporkan hilang dari radar, Rabu (9/5). Lokasi kecelakaan yang berada di puncak dan tebing Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, menyulitkan proses evakuasi. Jumat (11/5), tim SAR dari satuan pasukan elit Angkatan Udara (Paskhas) akhirnya berhasil menemukan korban.

Badan SAR Nasional mengatakan ada 12 jenazah sudah ditemukan di lokasi kecelakaan. Sebagian besar jenazah ditemukan di bawah tebing berkemiringan 85 derajat. Namun korban belum bisa dievakuasi karena helipad masih belum selesai dibuat.

"Sudah dari pagi kami laksanakan evakuasi, baik lewat udara atau pun darat, pada pukul 10.00, tim SAR sudah identifikasi 12 orang yang semuanya telah meninggal dunia," ungkap Daryatmo, Jumat (11/5), di Bandara Halim Perdana Kusuma. "Hingga saat ini masih di crash site, belum dibawa ke helipad terdekat."

Saat ini ke-12 korban tersebut telah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan rencananya akan dibawa ke Bandara Halim Perdanakusuma. Sekarang jenazah sedang dipindahkan ke helipad terdekat di Cijeruk.

Identitas dari para jenazah itu masih belum bisa dipastikan. Pasalnya, saat ini tim SAR masih fokus pada proses evakuasi jenazah dan pencarian korban lainnya.

Sedangkan keluarga korban kecelakaan Sukhoi yang menunggu di ruang tunggu gedung kedatangan bandara diliputi suasana duka. Mereka menangis dan menjerit histeris saat melihat tayangan di televisi yang menampilkan gambar jenazah korban Sukhoi yang ditemukan tim SAR.


Sebelumnya, pesawat Sukhoi Superjet 100 dengan nomor penerbangan RA36801 hilang kontak di dekat Cidahu, Gunung Salak. Penerbangan ini dilakukan dari Bandara Halim Perdanakusuma pukul 14.12 WIB dengan mengangkut 45 orang.

Berikut ini foto proses evakuasi kecelakaan Sukhoi Superjet 100:

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!