PSSI Akan Evaluasi Kompetisi Akibat 1 Bonek Tewas
SerbaSerbi

Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, berjanji segera melakukan evaluasi dan menyarankan klub untuk membentuk departemen bagi pembinaan suporter.

WowKeren - Ketua Umum PSSI Djohar Arifin berduka dengan tewasnya 1 "Bonek", Purwo Adi Utomo, usai laga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta, Minggu (3/6). Selain mengucap bela sungkawa, Djohar berjanji akan segera mengevaluasi sistem kompetisi sepak bola tanah air.

"Pertama-tama kami (PSSI) turut berdukacita atas kejadian tidak diinginkan ini. Kami berharap kejadian yang sama tidak terulang lagi. Kejadian ini harus dicatat oleh penyelenggara kompetisi," kata Djohar di Kantor PSSI, Jakarta, Senin (4/6). "Seusai kompetisi, baik profesional maupun amatir, kami akan melakukan evaluasi."

"Klub-klub harus membentuk departemen sehingga ada kerja sama yg baik atara klub dengan suporter," kata Djohar. "Klub butuh suporter. Begitu juga suporter membutuhkan klub. Penonton memerlukan kenyamanan saat menonton."


Tragedi yang menimpa Purwo Adi Utomo itu terjadi setelah laga Persebaya vs Persija berakhir imbang 3-3. Para bonek tak terima dengan hasil pertandingan hingga ricuh dan bentrok dengan aparat keamanan.

Untuk mengusir massa, polisi menembakkan gas air mata. Purwo yang hendak keluar akhirnya terinjak dan kehabisan oksigen. Siswa kelas XII SMKN 5 itu meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait