Kerugian di kuartal pertama membuat RIM memilih rilis BB 10 pada awal 2013 dan merumahkan 5 ribu karyawan.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 30 Juni 2012 - 11:48 WIB
WowKeren - RIM baru saja melaporkan hingga Juni 2012 ini telah mengalami kerugian USD 518 juta (Rp 4,9 triliun). Perusahaan asal Kanada itu pun berencana melakukan perampingan untuk menyelamatkan bisnisnya. Mereka akan memberhentikan karyawan dan menunda perilisan BlackBerry 10.
RIM mengumumkan keputusan itu saat melaporkan kinerja keuangan kuartal pertama 2012. Smartphone dengan OS BlackBerry 10 baru akan dirilis paling cepat awal 2013. RIM mengatakan alasannya adalah perancangan smartphone BlackBerry 10 ternyata membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan.
Sebelumnya, BlackBerry 10 dikabarkan akan meluncur September atau Oktober tahun ini. Prototipe Blackberry 10 Dev Alpha juga sudah dipamerkan pada ajang BlackBerry World 2012, awal Mei lalu. Namun dengan penundaan ini diprediksi membuat penjualan BlackBerry semakin menurun dan semakin tertinggal dari para kompetitor.
Tak hanya menunda BlackBerry 10, RIM juga akan merumahkan 5 ribu karyawannya. Hal tersebut dilakukan RIM sebagai kelanjutan dari restrukturisasi perusahaan yang sedang berlangsung. Pemangkasan tersebut dilakukan bertahap selama sembilan bulan ke depan.
Hal ini merupakan pukulan telak bagi RIM yang tahun lalu memperoleh laba USD 695 juta (Rp 6,5 triliun). Pendapatan di kuartal pertama ini turun 43 persen sedangkan penjualan Blackberry merosot tajam pada kuartal kedua. Maka penundaan peluncuran BlackBerry 10 menjadi tambahan kabar buruk bagi RIM.
(wk/)