Tifatul Sembiring menegaskan bahwa Indonesia tidak termasuk salah satu negara terinfeksi DNS namun tetap diminta waspada.
- Tim WowKeren
- Senin, 09 Juli 2012 - 11:43 WIB
WowKeren - Belakangan ini santer terdengar isu akan terjadi kiamat internet melanda seluruh dunia pada 9 Juli. Menteri Komunikasi dan Informastika, Tifatul Sembiring, menampik kejadian itu juga akan menimpa Indonesia.
"Kiamat Internet adalah isu," tulis Tifatul di akun Twitter, Minggu (8/7). "Dalam artian tidak benar akan terjadi kemacetan massif jaringan internet di Indonesia, Senin 9 Juli 2012."
Tifatul menegaskan bahwa Indonesia tidak termasuk salah satu negara terinfeksi Internet Domain Name System (DNS). DNSChanger ini akan menyebabkan para pengguna tidak dapat mengakses internet melalui perangkat PC. FBI akan mematikan server internet untuk mencegah penyebaran malware DNS tersebut.
Sekitar 4 tahun lalu pernah terjadi serangan luas oleh virus Trojan di Estonia. Kejadian tersebut hingga melibatkan FBI untuk menyelidiki hingga diciptakannya sebuah anti virus baru. Ada 25 negara yang terjangkit namun para peneliti virus tidak menemukan adanya perkembangan virus Trojan tersebut di Indonesia.
Meski begitu Tifatul tetap mewanti-wanti agar pengguna internet di Tanah Air tetap waspada. Sebelum browsing di internet, pengguna diharapkan meng-update anti virus. Selain itu juga usahakan tidak membuka tautan dari sumber tidak jelas.
"Tak usah panik, namun harus tetap waspada. Scan dan bersihkan piranti lunak komputer secara rutin. Update selalu anti virus," lanjut Tifatul. "Jangan sembarang membuka kiriman link via email yang aneh dan mencurigakan dari orang yang tak kita kenal."
(wk/)